Sopir Truk Tangki Minyak Sawit yang Tabrak Pemotor di Cipatat Resmi Jadi Tersangka

Tumpahan minyak dari truk tangki yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Cipatat, KBB mengakibatkan kemacetan sepanjang 6 kilometer, Minggu (7/4/2024)/Dicky Mawardi/Satumedia

SATUMEDIA – Polres Cimahi menetapkan US  sopir truk tangki bermuatan minyak kelapa sawit sebagai tersangka. Pria berumur 48 itu menabrak tiga orang yang menaiki satu sepeda motor.

Ketiga korban meninggal merupakan ayah dan dua anaknya yang mudik dari Buah Batu, Kota Bandung. Dari identitas yang dimiliki korban adalah Dede Solehudin (39) dan dua anaknya Yasmin (12), serta Sopiah (9). Mereka warga Kampung Warung Tiwu, RT 5/RW 16, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, KBB.

Diketahui kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Raya Cipatat, tepatnya Kampung Cibogo. Truk yang melaju dari arah Padalarang menuju Cipatat itu menabrak sepada motor yang dinaiki korban di jalan menurun.

Tak hanya menabrak sepeda motor, truk  bermuatan penuh minyak sawit itu kemudian terguling. Memuntahkan semua minyak sawit hingga menggenangi badan jalan.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Cimahi, Ipda Bayu Subakti membenarkan penetapan status tersangka kepada sopir truk. Selain itu, polisi juga sudah melakukan penahanan kepada tersangka.

“Kecelakaan itu mendapat atensi dari  masyarakat. Kami pun memiliki pertimbangan dimana korbannya lebih dari satu. Maka kami menaikan perkara ini ke tingkat yang lebih tinggi  yaitu penyidikan dan melakukan upaya paksa berupa penahanan,” tandas Ipda Bayu.

Sementara itu, terkait dengan penyebab kecelakaan, Bayu menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Saat ini masih dalam penyelidikan, namun  kami akan melakukan pengecekan dan  berkoordinasi dengan para ahli dan Dishub untuk memeriksa kondisi dan kelaikan kendaraan,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, truk tangki bermuatan minyak kelapa sawit dalam posisi terguling hingga menumpahkan seluruh muatan minyak ke badan jalan. Jalanan licin penuh minyak goreng

Pasalnya, tumpahan minyak kelapa ke badan jalan nasional yang menghubungkan Bandung dengan Cianjur itu membuat licin sehingga dapat membahayakan pengguna jalan. Berdasarkan pantauan, banyak pengendara sepeda motor yang terjatuh

Beberapa pengendara sepeda motor tergelincir dan jatuh. Pemotor yang terjatuh harus didorong oleh warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Akibat kondisi jalan seperti itu menyebabkan kemacetan panjang sekitar 6 kilometer. Untuk mengurai kemacetan, polisi mengalihkan kendaraan dari arah Cianjur ke Cipeundeuy.

“Semua kendaraan dari arah Cianjur menuju Bandung dibelokkan ke Cipeundeuy. Apalagi di Jalan Rajamandala juga ada aktivitas pasar minggu, yang meluber ke jalan,” kata Kapolsek Cipatat, AKP Kusmawan.

Sementara itu agar bada jalan tidak licin,
polisi menaburkan kapur dan serbuk gergaji. “Memang banyak kendaraan yang selip, termasuk truk tangki pertamina banyak yang menepi dulu karena selip saat menanjak,” ujarnya.*