SATUMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menanam 24.310 bibit mangrove secara serentak di lima kawasan pesisir pada peringatan Hari Mangrove Sedunia, Minggu (26/7/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pesisir, menambah ruang terbuka hijau, serta meningkatkan perlindungan kawasan pantai Jakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memimpin langsung kegiatan penanaman di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara. Sebanyak hampir 400 peserta dari unsur pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Hari ini kita menargetkan penanaman 24.310 bibit mangrove dengan melibatkan sekitar 400 peserta,” ujar Rano.
Penanaman dilakukan di Hutan Produksi Angke Kapuk, Pos 2 Hutan Lindung Angke Kapuk, Ecomarine Muara Angke, kawasan KOMMA, dan kawasan Pelabuhan PT KCN. Aksi penghijauan tersebut juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut peringatan 500 Tahun Jakarta.
Rano menegaskan, pelestarian kawasan pesisir memerlukan kerja sama lintas sektor. Menurut dia, penanaman mangrove harus diikuti dengan komitmen untuk merawat dan menjaga kawasan agar manfaat ekologisnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan partisipasi pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, dunia usaha, komunitas, dan seluruh masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, Hutan Produksi Angke Kapuk dipilih sebagai lokasi utama karena merupakan lahan baru seluas 1,73 hektare yang berasal dari kompensasi Izin Penggunaan Kawasan Hutan (IPPKH) PT Kapuk Naga Indah. Kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai area penghijauan sekaligus penyangga ekosistem pesisir Jakarta.
Melalui gerakan penanaman mangrove ini, Pemprov DKI berharap luas kawasan hijau di pesisir terus bertambah, kualitas lingkungan meningkat, dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga hutan mangrove semakin kuat.
“Kami berharap kegiatan ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan menanam mangrove, sehingga ruang hijau pesisir Jakarta terus bertambah dan ekosistemnya semakin lestari,” kata Rano.*

