Bernardo Tavares Ungkap Masalah Persebaya Surabaya di BRI Super League

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares.(Dok.Persebaya).**

SATUMEDIA.ID – Persebaya Surabaya masih memiliki pekerjaan rumah besar di sektor penyerangan meski mampu menjaga rekor tak terkalahkan hingga pekan keempat BRI Super League 2026/27. Di bawah arahan Bernardo Tavares, efektivitas penyelesaian akhir menjadi sorotan setelah Bajul Ijo beberapa kali gagal memaksimalkan peluang untuk mencetak gol lebih banyak.

Masalah tersebut kembali terlihat saat Persebaya menundukkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor tipis 1-0. Gol penalti Alex Martins menjelang turun minum menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan tersebut. Padahal, Persebaya mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya, termasuk dua kesempatan Alex Martins pada babak kedua serta percobaan Saddil Ramdani yang belum membuahkan hasil. Tavares menilai timnya seharusnya bisa tampil lebih tenang jika mampu menggandakan keunggulan lebih awal.

Secara statistik, Persebaya mencatatkan lima tembakan tepat sasaran, sementara Isenmulang FC tidak mampu melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang. Meski demikian, pelatih asal Portugal itu menilai akurasi penyelesaian akhir masih perlu ditingkatkan. Ia juga menyoroti kondisi rumput Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, yang dinilai kurang ideal untuk mendukung permainan operan pendek maupun umpan panjang yang akurat.

Kemenangan tersebut membawa Persebaya mengoleksi delapan poin dari empat pertandingan, hasil dua kemenangan dan dua hasil imbang, sekaligus menempatkan mereka di peringkat keenam klasemen sementara. Namun, catatan empat gol dari 39 percobaan tembakan, dengan hanya 14 yang mengarah tepat ke gawang, menunjukkan bahwa ketajaman lini depan masih perlu dibenahi. Jika ingin terus bersaing di papan atas, Bajul Ijo harus mampu mengubah dominasi dan peluang menjadi gol secara lebih konsisten.*

Pos terkait