SATUMEDIA.ID – Memasuki hari kedua Ramadhan 1447 Hijriah, Bupati Bandung Dadang Supriatna melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jumat (20/2/2026).
Pelantikan yang digelar di Gedung Moh Toha, Soreang, itu menjadi bagian dari upaya penyegaran dan penguatan struktur birokrasi di lingkup Pemkab Bandung.
Dalam sambutannya, Bupati Dadang yang akrab disapa Kang DS menegaskan bahwa pelantikan, mutasi, dan rotasi jabatan merupakan dinamika organisasi yang wajar dan diperlukan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.
“Penataan jabatan dilakukan berdasarkan prinsip kompetensi, integritas, serta administrasi yang objektif dan proporsional. Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab kepada masyarakat dan Allah SWT,” ujar Dadang.
Ia mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk mengimplementasikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, sekaligus menjaga integritas, profesionalisme, loyalitas, dan semangat inovasi dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, tantangan pembangunan daerah ke depan menuntut birokrasi yang adaptif, responsif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang optimal. Karena itu, pejabat yang baru dilantik diharapkan segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaiknya.
Adapun sejumlah pejabat yang dilantik di antaranya Dicky Anugrah sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung, Muhamad Hairun sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Bandung, serta dr. H. Mulja Munadjat sebagai Kepala DP2KBP3A Kabupaten Bandung.
Selain itu, dr. Hj. Yuli Irnawaty Mosjasari dilantik sebagai Direktur RSUD Otista, dr. H. Yani Sumpena Muchtar sebagai Direktur RSUD Cicalengka, Mochamad Usman sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bandung, serta Dr. Ir. Erwin Rinaldi sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Bandung.
Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan reformasi birokrasi di Kabupaten Bandung, sekaligus mempercepat realisasi program pembangunan yang berpihak pada masyarakat.*





