Dr. Yusuf Nugraha Buka Akses Berobat untuk Semua Lewat Sistem Pembayaran Ijab Kabul

Lewat sistem pembayaran ijab kabul, Dr. Yusuf Nugraha memastikan warga Cianjur tetap mendapat layanan kesehatan. Pembayaran bisa disesuaikan dengan kemampuan pasien.(instagram @yusufnugraha81).**

SATUMEDIA.ID – Di tengah mahalnya biaya layanan kesehatan, seorang dokter di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memilih menghadirkan pendekatan yang berbeda. Dr. Yusuf Nugraha menerapkan sistem pembayaran unik yang ia sebut sebagai “ijab kabul” di Klinik Harapan Sehat. Melalui konsep ini, pasien tidak diwajibkan membayar dengan uang jika memang tidak memiliki kemampuan finansial.

Sebagai gantinya, masyarakat diperbolehkan memberikan apa pun yang mereka miliki sesuai kemampuan. Bentuk pembayarannya pun sangat beragam, mulai dari hasil panen, makanan buatan sendiri, barang bekas yang masih layak digunakan, hingga botol plastik bekas yang masih memiliki nilai jual. Bagi Dr. Yusuf, yang terpenting adalah pasien tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa harus terbebani persoalan biaya.

Skema tersebut telah diterapkan selama bertahun-tahun dan menjadi solusi bagi banyak warga, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Dengan cara ini, tidak ada pasien yang harus menunda pengobatan hanya karena keterbatasan ekonomi.

Keberlangsungan sistem itu didukung oleh mekanisme subsidi silang. Pasien yang memiliki kondisi ekonomi lebih baik tetap membayar biaya layanan secara normal, sehingga dapat membantu menutupi kebutuhan operasional sekaligus memungkinkan klinik terus melayani masyarakat yang tidak mampu membayar secara tunai.*

Pos terkait