Prabowo Ingin Mahasiswa Indonesia Kuliah di Mesir Bertambah, Beasiswa Kedokteran Diperluas

Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026).(Dok.Setpres RI).**

SATUMEDIA.ID – Presiden RI Prabowo Subianto ingin meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Mesir sekaligus memperluas kerja sama pendidikan kedua negara, mulai dari pertukaran mahasiswa hingga penambahan beasiswa.

Prabowo menyampaikan hal tersebut dalam pernyataan pers bersama Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Menurut Prabowo, kerja sama pendidikan Indonesia dan Mesir telah terjalin sejak lama, terutama melalui keberadaan mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar. Ke depan, hubungan tersebut akan diperkuat melalui berbagai program pendidikan yang lebih luas.

“Hubungan kita dengan Universitas Al-Azhar sudah cukup lama dan sekarang hubungan itu ingin kita tingkatkan,” kata Prabowo dikutip dari laman Setpres RI.

Salah satu perkembangan kerja sama tersebut adalah pengajaran bahasa dan sastra Indonesia di Universitas Al-Azhar. Prabowo menilai, langkah itu menunjukkan semakin luasnya hubungan pendidikan antara kedua negara.

Pemerintah Indonesia juga ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Mesir. Sebaliknya, lembaga pendidikan Mesir diharapkan memperluas kerja sama dengan institusi pendidikan di Indonesia, termasuk melalui pengiriman dosen dan tenaga pendidik.

“Kita juga ingin agar pendidikan pelajar dan mahasiswa Indonesia ke Mesir ditingkatkan. Kami juga mengundang lembaga-lembaga pendidikan dari Mesir untuk hadir di Indonesia dengan mengirim dosen-dosen dan tenaga pendidik,” ujar Prabowo.

Selain meningkatkan mobilitas mahasiswa dan dosen, kedua negara berpeluang memperkuat kemitraan antaruniversitas serta mengembangkan riset bersama.

Apresiasi Tambahan Beasiswa dari Mesir

Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas tawaran pemerintah Mesir untuk menambah kuota beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, terutama pada bidang kedokteran, teknik, dan sains.

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi tawaran Mesir untuk memberikan tambahan beasiswa, khususnya di bidang kedokteran, teknik, dan sains,” ucap Prabowo.

Penambahan beasiswa tersebut diharapkan dapat memperluas akses mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan tinggi di Mesir, khususnya pada bidang-bidang yang menjadi fokus kerja sama kedua negara.

Sementara itu, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menyatakan kesiapan negaranya untuk terus menerima mahasiswa Indonesia yang ingin belajar di Mesir, baik di Universitas Al-Azhar maupun perguruan tinggi lainnya.

“Mesir selalu siap menyambut ribuan mahasiswa Indonesia untuk belajar di Al-Azhar dan universitas-universitas lain di Mesir,” kata El-Sisi.

El-Sisi menegaskan, kerja sama pendidikan tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga berperan mempererat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Mesir.

Menurut dia, interaksi melalui pendidikan dapat memperkuat persaudaraan, persahabatan, serta pemahaman antara masyarakat kedua negara.

Dengan demikian, penguatan kerja sama pendidikan diharapkan menjadi salah satu jembatan untuk menjaga hubungan bilateral Indonesia dan Mesir dalam jangka panjang.*