Naik Atap untuk Cek Toren Bocor, Pria Lansia di Cimahi Malah Tersengat Listrik

Sepanjang tahun 2024, PT  PLN (Persero)  berhasil menurunkan rata-rata frekuensi gangguan kelistrikan.(Dok.PT PLN).**

SATUMEDIA.ID – Seorang pria lanjut usia bernama Maman (70), warga Gang Kaum Kulon, RT 02/RW 06, Kota Cimahi, Jawa Barat, mengalami kecelakaan saat memeriksa kondisi toren air di atap rumahnya, Sabtu (31/10/2026).

Maman diduga tersengat listrik ketika berada di bagian atap. Akibatnya, korban kehilangan kesadaran hingga terjatuh dari ketinggian. Posisi korban yang sulit dijangkau membuat keluarganya tidak bisa melakukan evakuasi secara mandiri.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Cimahi.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan, insiden itu diperkirakan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut Aep, korban awalnya naik ke atap rumah untuk mengecek sekaligus membersihkan bagian saluran toren air yang mengalami kebocoran.

Namun, saat melakukan pekerjaan tersebut, korban diduga menyentuh instalasi listrik hingga tersengat dan tidak sadarkan diri.

Laporan kejadian diterima petugas setelah seorang anggota Linmas yang berada di sekitar lokasi menghubungi layanan darurat. Regu 3 Damkar Kota Cimahi kemudian dikerahkan menggunakan kendaraan operasional Hilux Unit 011.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 10.42 WIB. Untuk mengevakuasi korban, tim menyiapkan sejumlah perlengkapan keselamatan, mulai dari tangga, tandu, tali hingga webbing.

Sebanyak empat personel terlibat dalam proses penyelamatan. Evakuasi dilakukan secara hati-hati dengan mengikuti prosedur keselamatan agar korban dapat diturunkan tanpa menimbulkan risiko tambahan.

Setelah berhasil dievakuasi, Maman mendapatkan pertolongan awal sebelum dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Aep mengatakan, seluruh rangkaian operasi penyelamatan rampung pada pukul 11.54 WIB.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi bahaya listrik ketika melakukan aktivitas di bagian atap rumah. Pemeriksaan instalasi listrik perlu dilakukan sebelum pekerjaan dimulai.

Masyarakat juga disarankan menggunakan jasa tenaga profesional apabila pekerjaan tersebut berisiko atau kondisi instalasi listrik tidak dapat dipastikan keamanannya.*

Pos terkait