SATUMEDIA.ID – Garudayaksa FC mengawali perjalanan di BRI Super League 2026/27 dengan hasil imbang. Bertandang ke Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/9) sore, tim asuhan Milos Joksic harus puas bermain 1-1 melawan Java United FC. Tuan rumah lebih dulu membuka keunggulan melalui sundulan Gustavo Franca sebelum Septian David Maulana menyelamatkan Garudayaksa lewat golnya pada menit ke-64.
Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, mengakui penampilan timnya jauh dari harapan pada babak pertama. Garudayaksa kesulitan mengembangkan permainan, minim penguasaan bola, dan beberapa kali melakukan kesalahan yang memberi ruang bagi Java United untuk menciptakan peluang. Situasi tersebut membuat mereka harus menutup babak pertama dalam kondisi tertinggal.
Perubahan permainan terlihat setelah jeda. Garudayaksa tampil lebih agresif dan mampu menyamakan kedudukan melalui Septian David Maulana. Namun, energi pemain mulai terkuras memasuki 15 menit terakhir sehingga konsentrasi kembali menurun. Sejumlah operan tidak berjalan maksimal dan penguasaan bola pun kembali mudah terlepas. Beruntung bagi Garudayaksa, Java United gagal memaksimalkan peluang emas pada penghujung pertandingan.
Meski mengakui timnya sempat berada dalam situasi sulit, Milos tetap melihat hasil imbang sebagai modal positif untuk laga-laga berikutnya. Pelatih asal Serbia itu menilai satu poin dari pertandingan perdana merupakan awal yang cukup baik bagi Garudayaksa FC dalam menjalani kompetisi musim ini.*





