Turnamen Golf Senior International di Bandung Dongkrak Perekonomian dan Pariwisata

Confederations of ASEAN Senior Golfers' Associations (Casga) Intermediate General Meeting di Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (7/5/2024) malam.(Dicky Mawardi/Satumedia)**

SATUMEDIA.ID – Sebanyak 128 pegolf senior dari Brunei, Indonesia, Malaysia, Philippine, Singapore, Thailand, Laos, Myanmar dan Kamboja ambil bagian dalam turnamen Turnamen Golf Senior International.

Turnamen dilaksanakan pada 7 Mei 2024 di Jatinangor National Golf & Resort, Kabupaten Sumedang dan 8 Mei 2024 di Parahyangan Golf Club, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Presiden Perhimpunan Pegolf Senior Indonesia (PERPESI) Masrizal Syarief, menjelaskan, peserta merupakan pegolf senior yang berasal dari kalangan pengusaha, pensiunan pejabat negara, maupun pejabat swasta yang berpengaruh di negaranya masing-masing.

“Turnamen ini dalam rangka mempromosikan destinasi golf selain Bali dan Jakarta. Karena itulah penyelenggaraan mengambil tempat di Bandung, Jawa Barat, kata Masrizal di sela-sela Confederations of ASEAN Senior Golfers’ Associations (Casga) Intermediate General Meeting di Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (7/5/2024) malam.

Pada penyelenggaraan tahun ini, PERPESI ditunjuk sebagai tuan rumah. Menurutnya, banyak manfaat yang didapat dari penyelenggaraan turnamen golf salah satunya memberi multiplayer efek pada ekonomi untuk menghidupkan sektor wisata.

“Melalui turnamen golf seperti ini , sektor ekonomi dan pariwisata akan terkena dampak positif langsung. Bagaimana jika peserta asingnya mencapai ratusan. Biasanya habis main golf, kan biasa jalan-jalan, shopping sehingga memberi impact pada ekonomi di sekitar nya,” kata Masrizal .

Ia tak memungkiri, turnamen golf
sudah menjadi event promosi bagi pariwisata. Bahkan bisa menjadi peluang untuk membuka investasi di daerah tersebut

“Makanya kita sebut golf tourism. Menteri Pariwisata juga mensupport kita,” imbuh Masrizal.

Dikatakannya, Casga tidak hanya berhasil menyatukan pegolf senior di Asean yang jumlahnya ribuan tetapi sekaligus menjadi salah satu alat promosi Golf Tourism di wilayah ini.

Di tempat yang sama, Presiden Senior Golf Thailand, Chadej Musigavong mengatakan, pada Oktober mendatang Thailand akan menjadi tuan rumah bertempat di Pattaya.

“Kami akan kembali mengundang para pegolf di Negara-negara ASEAN untuk ikut serta di Pattaya,” kata Chadej.

Ia pun berharap melalui turnamen golf di negaranya bisa menumbuhkan perekonomian yang kini tengah lesu pascapandemi Covid-19.

“Lesunya perekonomian tidak hanya terjadi di Thailand tapi juga ASEAN. Kami berharap melalui turnamen golf bisa ikut mendongkrak kembali perekonomian,” tukasnya.*