Menkop Budi Arie: Harusnya Kota Cimahi Bisa Lebih Cepat Bentuk Kopkel Merah Putih

Menkop Budi Arie  Setiadi saat Kunjungan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis (15/5/2025). (Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menyebut Kota Cimahi yang hanya memiliki 15 kelurahan harusnya bisa lebih cepat dalam membentuk Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih.

“Dengan hanya memiliki 15 kelurahan, mestinya pembentukan Kopkel Merah Putih di Kota Cimahi lebih cepat dibandingkan daerah lain,” kata Budi Arie dalam agenda Kunjungan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis (15/5/2025).

Ia merasa bersyukur, Kelurahan Cibeber di Kecamatan Cimahi Selatan isudah menyelesaikan musyawarah kelurahan (Muskel) untuk pembentukan Koperasi Merah Putih.

Ia menyebut, dari 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang bakal dibentuk, Kota Cimahi hanya memiliki 15 kelurahan. Oleh karena itu, seharusnya lebih cepat.

“Cimahi juga harus bisa mengajari kota-kota lainnya lantaran koperasi ini harus maju bersama. Saya pun berharap nanti di 15 Kopkel Merah Putih di Cimahi itu bisa ada yang menjadi juara nasional,” harapnya.

Ia menyebut, ada sekitar 7.700 kelurahan di seluruh Indonesia. Termasuk, di Surabaya dan Jakarta yang akan saling bersaing. Selain itu, koperasi itu harus untung dan yang tidak boleh dari koperasi itu, yakni mark up, menipu dan fiktif.

Ia menegaskan, koperasi ini harus untung bagi para anggotanya. Termasuk bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) karena dalam Inpres Nomor 9 Tahun 2025 Kemensos didorong mendapatkan bantuan sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai anggota Kopkel Merah Putih.

“Karena nanti penyaluran bansos itu lewat koperasi, sehingga para KPM itu harus menjadi anggota,” sebutnya.

Dengan begitu, sebut Budi, target kemiskinan ekstrem sebanyak 3,1 juta di Indonesia diharapkan bisa rampung dalam satu tahun ini. Berdasarkan data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Indonesia sekitar 8 persen.

“Harusnya anggota Kopkel Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan Merah Putih ini anggotanya bisa mencapai 15.000 hingga 20.000. Kalau semuanya bergotong royong saya yakin modalnya akan kuat dan bisa untung banyak,” tukasnya.*