BPBD KBB Minta PVMBG Kaji Lokasi Longsor di Wangunsari Lembang

Bencana tanah longsor di Kampung Areng RT 01/RW 11, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) meminta Pusat Vulkanologi & Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk melakukan kajian lokasi tanah longsor di Kampung Areng RT 01/RW 11, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang.

“Kami sudah meminta PVMBG untuk melaksanakan kajian. Apakah daerah itu masih layak ditinggali atau seperti apa,” kata Kepala Pelaksana BPBD KBB, Meidi
saat dikonfirmasi, Senin (19/5/2025).

Diketahui, longsor menyebabkan 104 jiwa warga Kampung Areng mengungsi karena rumahnya rusak dan sebagian lagi terancam potensi longsor susulan yang terjadi pada Jumat (16/5/2025) lalu.

Menurutnya, opsi relokasi bisa dilaksanakan pemerintah daerah namun mesti berdasarkan pada hasil kajian teknis oleh instansi berwenang.

“Mengenai relokasi, tentunya harus menunggu hasil kajian PVMBG. Apakah masih layak ditinggali atau harus direlokasi,” ujarnya.

Hingga saat ini, 104 warga masih bertahan di lokasi pengungsian. Sebagian besar mengungsi di masjid kampung tersebut. Ada pula yang memilih ke rumah kerabat dekatnya

“Longsor susulan masih rawan terjadi sehingga warga terdampak memilih bertahan di pengungsian. Kami masih terus pantau perkembangannya seperti apa,” kata Meidi.

Longsor yang terjadi di Kampung Areng dipicu hujan lebat yang terjadi dalam sepekan terakhir di Lembang. Selain itu, kondisi tanahnya labil sehingga ketika diguyur hujan terjadi longsor.

“Kondisi tanah yang labil diperparah dengan curah hujan tinggi yang mengguyur selama beberapa hari memicu terjadinya longsor,” ucapnya.

Salah seorang pengungsi, Siti Nurjanah mengatakan, dirinya belum berani tinggal kembali ke rumahnya. Karena dinding rumahnya mengalami retak-retak.

“Dinding retak-retak. Khawatirnya ambruk, tapi saya tetap mengawasi karena masih banyak barang di rumah,” kata Siti.*

Pos terkait