Janji Jeje Ritchie: Prioritaskan Perbaikan Jalan, Ruang Kelas, dan Penanganan Sampah

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.(Instagram).**

SATUMEDIA.ID – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menegaskan, arah kebijakan Pemkab Bandung Barat pada tahun 2025 fokus pada tiga pembangunan, yaitu perbaikan jalan rusak, peningkatan infrastruktur pendidikan, dan penanganan sampah.

“Dalam sisa enam bulan ke depan, saya akan lakukan percepatan di ketiga sektor ini. Saya mohon kesabaran dan dukungan dari seluruh warga masyarakat Kabupaten Bandung Barat,” kata Bupati Jeje Ritchie Ismail dalam unggahan akun Instagram pribadinya @ritchieismail yang dikutip Senin (16/6/2025).

Adik ipar Raffi Ahmad ini juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun kembali Bandung Barat yang lebih layak, aman, dan tertata.

“Berbagai persoalan di Bandung Barat ini sudah terjadi begitu lama dan seolah dibiarkan tanpa penanganan yang terarah. Izinkan saya menata kembali Bandung Barat, satu per satu, dengan penuh tanggung jawab demi Bandung Barat yang amanah. Bandung Barat berbenah,” tuturnya.

Jeje mengungkapkan, sekitar 75% ruang kelas di Bandung Barat mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat.

“Tak terbayangkan sebelumnya, anak-anak belajar dengan ketidaknyamanan bertahun-tahun. Kita akan lakukan segala daya dan upaya untuk membenahi infrastruktur pendidikan di Bandung Barat,” tulisnya.

Dalam video tersebut, Jeje menyertakan sejumlah dokumentasi visual berupa foto dan video kondisi sekolah dasar yang rusak.

“Satu bulan lalu saya mengunjungi SD Gandasari di Kecamatan Cililin. Saat itu saya melihat langsung kondisi ruang kelas dan toilet yang sangat memprihatinkan.
Saya mengambil langkah cepat agar segera dilakukan perbaikan. Alhamdulillah, saat ini sekolah tersebut sudah selesai diperbaiki,” tuturnya.

Jeje mengaku mulai menghimpun data lengkap dari laporan masyarakat, media, hingga Dinas Pendidikan. Diungkapkannya,
data tersebut menunjukkan bahwa dari total 4.344 ruang kelas sekolah dasar, hanya 24,8% yang masih dalam kondisi baik. Sisanya, 1.079 ruang kelas rusak berat, 266 rusak sedang, dan 1.530 mengalami kerusakan ringan.

“Artinya, lebih dari 75% ruang kelas di Kabupaten Bandung Barat memerlukan perhatian serius,” tegas Jeje.

Ia mengungkapkan, Bandung Barat memiliki 701 sekolah dasar, terdiri dari 635 SD negeri dan 66 SD swasta. Kemudian untuk jenjang SMP, tercatat ada 200 sekolah, yakni 67 SMP negeri dan 133 swasta.

Ia menargetkan perbaikan 47 ruang kelas terdiri dari 21 ruang kelas SD dan 26 ruang kelas SMP hingga Desember 2025. Diprioritaskan sekolah yang tingkat kerusakan terparah dan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

“Umumnya kerusakan disebabkan oleh pelapukan akibat cuaca ekstrem dan minimnya perawatan dalam jangka panjang. Rata-rata bangunan sekolah yang rusak sudah mengalami kerusakan sejak 3 hingga 5 tahun,” pungkasnya.*

 

 

Pos terkait