SATUMEDIA.ID – Bali United FC yang berjuluk Serdadu Tridatu terus menggenjot kemampuan para pemainnya dalam menyongsong BRI Super League 2025/2026.
Pekan keempat latihan, diikuti
tujuh pemain asing dan beberapa pemain lokal serta pemain muda.
Tercatat beberapa pemain muda seperti Maouri Ananda, Dillan Rinaldi, Ananta Krisna dan Reyner Barusu yang bergabung dalam latihan.
Pelatih kepala Bali United FC, Johnny Jansen memimpin latihan sambil memantau perkembangan beberapa pemain muda dalam timnya.
Para pemain muda mulai mendapat kepercayaan dengan pelatih asal Belanda tersebut.
Dua nama terakhir adalah bagian dari Bali United U20 yang saat ini menjalani program bersama tim senior selain daripada pemain muda lainnya yang tengah tugas negara.
Ketiga pemain ini pun juga tampil saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pekan lalu.
Maouri bermain bersama tim satu sementara dua lainnya tampil bersama tim kedua Bali United FC.
“Saya pikir Maouri berkembang dengan sangat baik, lalu ada Dillan bermain yang cukup baik. Kemudian ada juga Krisna dan Iner sebagai pemain muda yang mulai menunjukkan perkembangan mereka,” ungkap Coach Johnny dikutip dari laman Bali United, Selasa (22/7/2025).
Berbeda dari kompetisi sebelumnya, musim ini kompetisi Super League 2025/26 mewajibkan pemain U23 wajib bermain minimal selama 45 menit.
Jika musim lalu kerap tampil Kadek Arel dan Rahmat Arjuna, maka di bawah asuhan Johnny Jansen beberapa pemain muda lainnya juga berkesempatan tampil yang sama.
Termasuk keempat nama yang tengah dipantau perkembangan mereka dalam latihan beberapa pekan terakhir.
Selain beberapa nama tersebut, ada pula nama Made Tito yang cukup berprestasi di lapangan tengah.
Namun dirinya masih tengah berjuang untuk mengembalikan kondisi kebugaran fisiknya pasca pemulihan dari cedera.
“Tito mungkin masih memerlukan waktu untuk bisa benar-benar kembali. Saya harap dia segera bugar untuk bisa kembali membantu tim ini,” kata mantan pelatih PEC Zwolle ini.
Selain memaksimalkan pemain muda dalam timnya, juga membangun program jangka panjang dengan menghadirkan pelatih Bali United Academy untuk melihat program yang diberikan di tim senior.
Hal itu dilakukan dalam dua minggu terakhir dengan memberikan kesempatan setiap pelatih dari Akademi untuk mengikuti sesi latihan di tim senior.
Program ini dilakukan agar materi latihan berkesinambungan dari akademi, youth hingga nantinya menjadi bagian dari tim senior.*





