Teknisi Pesawat yang Jatuh di BSD Dimakamkan di Cihanjuang Kabupaten Bandung Barat 

Farid Ahmad teknisi pesawat latih yang jatuh di BSD dimakamkan di TPU Kampung Cisasawi, Cihanjuang, Senin (20/5/2024).(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Farid Ahmad (34) teknisi pesawat latih yang jatuh di Bumi Serpong Damai (BSD), Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Banten pada Minggu (19/5/2024) sekitar pukul 13.50 WIB, ternyata warga Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Farid tercatat sebagai warga Kompleks Grand Villa Cihanjuang nomor 6, Kampung Cisasawi, RT 01/RW 05, Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong.

Diketahui, Farid menjadi satu dari tiga korban meninggal dari jatuhnya pesawat latih tipe Tecnam P2006T dengan nomor registrasi PK-IFP tersebut.

Sepupu korban, Mustafa (23) mengatakan, bahwa semasa hidupnya Farid merupakan orang yang baik, ramah, dan supel.

“Alhamdulillah diberikan kelancaran saat pengurusan jenazah. Banyak teman-teman yang membantu kita di sana,” kata Mustafa di sela pemakaman Farid di TPU Kampung Cisasawi, Cihanjuang, Senin (20/5/2024).

Ia mengungkapkan, Farid merupakan sosok yang sering memberikan pelajaran soal kebaikan saat dia merantau. Sehingga membentuk dirinya yang berasal dari Sulawesi Tengah bisa bertahan di tempat perantauan.

“Almarhum banyak memberi bekal ilmu soal kehidupan, bersosialisasi, dan hal lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, isak tangis mengiringi pemakaman jenazah Farid. Istri korban, Rina Aprianti (34) terlihat air matanya terus menetes. Suasana bertambah hari ketika anaknya yang masih berusia 5 tahun terus memanggil Farid saat akan dimakamkan.