Jelang Libur Natal, Kendaraan Tinggalkan Jakarta Alami Kenaikan Signifikan

Mobilitas masyarakat yang mulai meninggalkan Jakarta meningkat seiring libur akhir pekan dan menjelang Natal serta Tahun Baru.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Polri mencatat lonjakan arus lalu lintas pada hari pertama pelaksanaan Operasi Lilin 2025. Mobilitas masyarakat yang mulai meninggalkan Jakarta meningkat seiring libur akhir pekan dan menjelang Natal serta Tahun Baru.

Berdasarkan data Sabtu (20/12/2025), sebanyak 189.371 kendaraan tercatat keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama. Angka ini naik 9,20 persen dibandingkan lalu lintas harian rata-rata normal yang mencapai 173.419 kendaraan.

Juru Bicara Operasi Lilin 2025 Kombes Pol Umi Fadillah mengatakan, peningkatan tersebut menjadi indikasi awal pergerakan masyarakat dari wilayah Jabodetabek.

“Kenaikan arus keluar Jakarta sebesar 9,20 persen menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat seiring libur akhir pekan dan mendekati periode Natal dan Tahun Baru,” ujar Umi dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa (23/12/2025).

Tak hanya arus keluar, jumlah kendaraan yang masuk Jakarta juga mengalami peningkatan. Polri mencatat 151.721 kendaraan masuk ke Ibu Kota atau naik 4,08 persen dibandingkan kondisi normal.

Jika dibandingkan dengan hari pertama Operasi Lilin 2024, arus keluar Jakarta tahun ini meningkat 3,60 persen. Sebaliknya, arus masuk Jakarta justru turun 1,71 persen.

“Data ini menunjukkan dominasi arus keluar Jakarta pada hari pertama Operasi Lilin 2025. Kondisi ini menjadi perhatian kami untuk meningkatkan kesiapsiagaan pengaturan lalu lintas, terutama di gerbang tol utama dan jalur keluar Jakarta,” kata Umi.

Di tengah meningkatnya volume kendaraan, Polri mencatat kabar positif dari sisi keselamatan. Jumlah kecelakaan lalu lintas pada hari pertama Operasi Lilin 2025 turun signifikan.

Tercatat 53 kejadian kecelakaan, merosot tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 443 kejadian, atau turun sekitar 88,04 persen. Jumlah korban meninggal dunia juga menurun drastis, dari 68 orang pada 2024 menjadi 8 orang pada 2025.

“Kami bersyukur angka kecelakaan dan fatalitas menurun signifikan. Namun, kecelakaan masih didominasi kendaraan roda dua dan banyak terjadi di jalan non-tol,” ujar Umi.

Ia menambahkan, waktu rawan kecelakaan terjadi pada pukul 06.00–12.00 WIB dan 12.00–18.00 WIB. Faktor penyebab utama antara lain ketidakpatuhan terhadap aturan lalu lintas serta kondisi kendaraan yang tidak laik jalan.

Polri pun mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dan balik Natal dan Tahun Baru agar mempersiapkan perjalanan dengan matang.

“Pastikan kondisi fisik sehat, periksa kendaraan sebelum berangkat, manfaatkan rest area untuk beristirahat, dan pastikan saldo uang elektronik mencukupi,” kata Umi.

Masyarakat juga disarankan memantau kondisi lalu lintas melalui aplikasi navigasi digital atau menghubungi call center Polri di nomor 1-500-669.

Polri memastikan akan terus melakukan pemantauan dan menyampaikan pembaruan situasi selama Operasi Lilin 2025 guna menjaga kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.*

Pos terkait