SATUMEDIA.ID – Warga Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bandung yang melakukan pengecoran dan peninggian Jalan Sukabirus di Desa Citeureup, jalur yang selama ini kerap terendam banjir dan memutus akses warga.
Apresiasi tersebut disampaikan warga dari sejumlah desa di Dayeuhkolot melalui pemasangan spanduk ucapan terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna atas terealisasinya pembangunan Jalan Raya Sukabirus.
Pengecoran dan peninggian jalan yang dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung itu disambut antusias masyarakat. Warga bersama Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot turut mengawal proses pengerjaan jalan yang sebelumnya kerap tidak bisa dilalui kendaraan saat musim hujan.
Tokoh masyarakat Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, mengatakan Jalan Sukabirus merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Dayeuhkolot, Desa Citeureup, hingga kawasan pendidikan Telkom University. Namun, selama bertahun-tahun jalur tersebut kerap terputus akibat banjir.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bandung Pak Dadang Supriatna dan Kepala Dinas PUPR Pak Zeis Zultaqawa yang cepat merespons aspirasi masyarakat. Alhamdulillah, peninggian dan pengecoran jalan yang dinantikan warga akhirnya terealisasi,” ujar Tri.
Menurut Tri, sebelum ditinggikan, Jalan Sukabirus kerap terendam banjir hingga setinggi pinggang orang dewasa. Kondisi tersebut berdampak langsung pada terhambatnya aktivitas sosial dan perekonomian warga.
“Insya Allah setelah ditinggikan dan dicor, jalan ini tetap bisa dilalui meski musim hujan,” katanya.
Meski demikian, ia berharap penanganan banjir di wilayah Dayeuhkolot dapat dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui peninggian jalan, tetapi juga normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase permukiman.
Apresiasi serupa disampaikan Saepudin, warga setempat. Ia menilai pembangunan Jalan Sukabirus mencerminkan perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati. Jalan Sukabirus kini sudah terealisasi dan semoga memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Titin (46), warga Desa Citeureup, mengaku selama bertahun-tahun harus menghadapi banjir setiap musim hujan. Ia berharap peninggian jalan dapat mengurangi dampak banjir di wilayah tersebut.
“Dulu air bisa sampai pinggang orang dewasa. Sekarang jalannya sudah ditinggikan, mudah-mudahan banjir berkurang dan kami tidak was-was lagi,” katanya.
Diketahui, pekerjaan pengecoran sekaligus peninggian Jalan Sukabirus sepanjang 70 meter dengan lebar 3 meter tersebut kini telah rampung. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus penanganan banjir di sejumlah wilayah, yang ditargetkan tuntas dalam tiga tahun ke depan.*