Arus Natal 2025 Terkendali, Penumpang Bus AKAP di Jakarta Naik Hampir 79 Persen

Hingga Rabu (25/12/2025) pukul 23.59 WIB, tujuh terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di DKI Jakarta mencatat total 11.516 penumpang..(dok.Dinas Kominfotik DKI Jakarta).**

SATUMEDIA.ID – Arus mobilitas masyarakat di Jakarta selama perayaan Natal 2025 terpantau berjalan relatif terkendali. Hingga Rabu (25/12/2025) pukul 23.59 WIB, tujuh terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di DKI Jakarta mencatat total 11.516 penumpang.

Jumlah tersebut terdiri atas 4.618 penumpang tiba dan 6.898 penumpang berangkat. Dibandingkan hari normal, angka ini meningkat signifikan hingga 78,82 persen. Meski demikian, jika dibandingkan dengan periode Natal 2024, jumlah penumpang justru turun 3,85 persen.

Beberapa terminal utama, seperti Terminal Terpadu Pulo Gebang dan Terminal Tanjung Priok, mencatat lonjakan penumpang cukup tinggi dibandingkan hari biasa. Kondisi ini menunjukkan pergerakan masyarakat selama libur Natal tidak terpusat pada satu kawasan saja, melainkan lebih merata.

Secara kumulatif, pada periode 18–24 Desember 2025, total penumpang di tujuh terminal AKAP mencapai 83.090 orang. Angka tersebut turun 16,48 persen dibandingkan periode Natal 2024. Sejalan dengan itu, volume kendaraan di jalan tol juga tercatat menurun sebesar 0,81 persen, mengindikasikan distribusi perjalanan masyarakat berlangsung lebih baik.

Sementara itu, layanan kereta api jarak jauh di Stasiun Gambir, Pasar Senen, dan Jatinegara melayani total 62.625 penumpang pada Hari Natal. Jumlah ini meningkat 1,33 persen dibandingkan periode sebelumnya, dengan operasional perjalanan yang tetap berjalan lancar dan tepat waktu.

Pada sektor lalu lintas jalan raya, volume kendaraan di empat gerbang tol utama Jakarta mencatat 134.429 kendaraan masuk dan 184.573 kendaraan keluar pada 25 Desember 2025. Pergerakan kendaraan terpantau stabil, meskipun terjadi variasi kenaikan dan penurunan di sejumlah gerbang tol dibandingkan tahun lalu.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan penyelenggaraan transportasi selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) berjalan aman, tertib, dan terkendali. Rekapitulasi sementara sejak 18 hingga 25 Desember 2025 menunjukkan arus penumpang dan lalu lintas masih dapat dikelola dengan baik, seiring penguatan pengawasan di seluruh simpul transportasi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, mobilitas masyarakat pada momentum Natal tahun ini dapat terkelola melalui koordinasi lintas sektor, optimalisasi layanan transportasi, serta pengawasan intensif di berbagai titik strategis.

“Data yang kami himpun menunjukkan mobilitas masyarakat selama Natal 2025 berlangsung dinamis dan dalam kondisi terkendali. Ini merupakan hasil kesiapsiagaan seluruh jajaran serta kolaborasi yang solid antara pemerintah, operator transportasi, dan aparat terkait,” ujar Syafrin dalam pernyataan resmi yang dikutip, Minggu (28/12/2025).

Pemantauan melalui 18 titik sensor Sistem Pengendalian Lalu Lintas (SPLL) mencatat sekitar 2,1 juta kendaraan keluar dan masuk Jakarta pada 25 Desember 2025. Dibandingkan periode normal, volume kendaraan mengalami penurunan, baik arus masuk maupun keluar, sehingga kondisi lalu lintas relatif lebih terkendali.

Pada sektor angkutan laut menuju Kepulauan Seribu, tercatat 4.516 penumpang pada Hari Natal. Jumlah ini melonjak hingga 313,78 persen dibandingkan hari normal dan hampir 80 persen dibandingkan Natal 2024, mencerminkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan transportasi laut selama masa libur.

Syafrin menegaskan, Dishub DKI Jakarta terus mengedepankan aspek keselamatan melalui kegiatan ramp check dan pemeriksaan kesehatan pengemudi. Hingga 25 Desember 2025, sebanyak 1.148 kendaraan telah diperiksa dan 381 awak kendaraan menjalani tes kesehatan guna memastikan layanan transportasi tetap laik jalan.

“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Pemantauan dan evaluasi akan terus dilakukan hingga puncak arus libur Tahun Baru 2026,” pungkas Syafrin.*