SATUMEDIA.ID – Harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) mulai menunjukkan tren kenaikan menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Di Pasar Antri Kota Cimahi, lonjakan paling signifikan terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang mengalami kenaikan harga hingga 23 persen dalam sehari.
Salah seorang pedagang sayuran di Pasar Antri Cimahi, Agus, mengatakan kenaikan harga cabai rawit sudah mulai terasa dibandingkan hari sebelumnya.
“Sudah mulai naik. Hari ini kebetulan ada kenaikan dibandingkan harga kemarin,” ujar Agus, Kamis (5/2/2026).
Ia menjelaskan, harga cabai rawit merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp65.000 per kilogram kini melonjak menjadi Rp80.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dinilai cukup drastis dalam waktu singkat.
“Yang melonjak langsung itu cabai rawit merah. Dari kemarin Rp65.000, sekarang sudah Rp80.000,” katanya.
Sementara itu, harga komoditas sayuran lainnya masih relatif stabil dan belum mengalami perubahan signifikan.
“Kalau yang lain masih stabil. Sementara ini cuma rawit merah saja yang naik,” tambahnya.
Selain cabai, kenaikan juga terjadi pada komoditas telur ayam ras. Harga telur yang sebelumnya Rp28.000 per kilogram kini naik menjadi Rp29.000 per kilogram akibat menurunnya hasil produksi.
Di sisi lain, harga beras terpantau masih stabil dan belum mengalami kenaikan.
Agus mengakui, kenaikan harga berdampak langsung terhadap aktivitas perdagangan, terutama bagi pedagang kecil. Keterbatasan pasokan menyebabkan stok cepat habis sehingga mengganggu proses penjualan.
“Kalau buat pedagang kecil, ya sering kehabisan stok. Penjualan di pasar juga jadi agak terganggu,” ujarnya.
Menurutnya, faktor utama yang memicu kenaikan harga berasal dari sisi pasokan petani. Stabilitas harga di pasar sangat dipengaruhi kondisi panen di tingkat produsen.
“Kalau pasokannya sedikit, harga pasti naik. Kalau hasil panennya banyak, harga bisa stabil,” jelasnya.
Ia menambahkan, faktor musim, baik kemarau maupun hujan, turut memengaruhi hasil panen dan ketersediaan barang di pasar.
Karena itu, Agus berharap pemerintah dapat memperkuat sektor pertanian agar pasokan tetap terjaga dan harga kebutuhan pokok tidak mudah berfluktuasi.
“Menurut saya yang harus digerakkan itu pertanian. Kalau petaninya banyak dan panennya merata, harga bisa stabil,” pungkasnya.*
