SATUMEDIA.ID – Menjelang Idulfitri 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) kembali menghadirkan Program Mudik Gratis untuk memfasilitasi warga pulang kampung dengan aman dan nyaman. Program yang digelar melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini menyediakan ribuan tiket gratis dengan jadwal keberangkatan pada 13, 14, dan 15 Maret 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dhani Gumelar mengatakan, program ini menjadi komitmen pemerintah daerah dalam memberikan akses transportasi yang aman, tertib, dan terencana bagi masyarakat.
“Program mudik gratis terbuka untuk semua warga asal dan tinggal di Jawa Barat yang ingin mudik ke kampung halaman, tentunya dengan persyaratan yang telah ditentukan,” ujar Dhani dikutip Minggu (22/2/2026).
Pemprov Jabar bersama Jasa Raharja menyiapkan 3.040 tiket gratis dengan dukungan 74 unit bus dari sejumlah perusahaan otobus, di antaranya PO Sugeng Rahayu, PO Damri, PO Sinar Jaya, PO Primajasa, dan PO MGI.
Titik keberangkatan tersebar di sejumlah lokasi strategis, yakni Terminal Leuwipanjang Bandung, Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi.
Adapun rute yang disediakan mencakup perjalanan dalam maupun luar Provinsi Jawa Barat, antara lain: Bandung–Yogyakarta (320 tiket dan 48 tiket), Bandung–Solo (320 tiket dan 144 tiket) Yogyakarta–Bandung (360 tiket).
Untuk mempermudah pendaftaran, Dishub Jabar bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar menyediakan sistem digital melalui aplikasi Sapawarga yang dapat diunduh di Play Store maupun App Store.
Pendaftaran dibuka mulai 11 Februari hingga 12 Maret 2026. Calon pemudik cukup mengisi data diri seperti nama, NIK, alamat, nomor Kartu Keluarga, tanggal lahir, serta memilih rute keberangkatan. Sementara pemilihan tanggal keberangkatan dilakukan saat aktivasi tiket pada 1–12 Maret 2026.
Dhani memastikan seluruh armada telah melalui pemeriksaan teknis (ramp check) sebelum diberangkatkan. Pengemudi dan kru juga dipastikan dalam kondisi sehat demi menjamin keselamatan perjalanan.
“Ayo manfaatkan kesempatan mudik gratis ini agar perjalanan mudik dapat ditempuh dengan lebih aman, nyaman, selamat, dan tertib,” kata Dhani.*