SATUMEDIA.ID – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan penataan ulang akses layanan KA Feeder Whoosh di Stasiun Bandung mulai awal Maret 2026.
Seluruh aktivitas keberangkatan dan kedatangan penumpang kini dipusatkan di ruang tunggu baru yang berada di sisi barat stasiun, tepatnya di depan Masjid Al Mu’min.
Dengan kebijakan ini, penumpang KA Feeder yang terintegrasi dengan Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Padalarang diwajibkan masuk melalui Pintu Utara Stasiun Bandung dari Jalan Kebon Kawung. Akses lama di sisi timur dan selatan tidak lagi melayani keberangkatan maupun kedatangan KA Feeder.
Ruang tunggu baru tersebut memiliki kapasitas lebih dari 300 tempat duduk, meningkat signifikan dibandingkan ruang tunggu lama di sisi timur yang hanya menampung sekitar 200 penumpang. Selain lebih luas, area baru ini juga dilengkapi fasilitas yang lebih modern guna menunjang kenyamanan penumpang.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan perubahan akses ini penting diketahui masyarakat agar tidak terjadi keterlambatan, mengingat jadwal KA Feeder telah diselaraskan dengan jadwal keberangkatan Whoosh.
“Kami mengimbau penumpang Whoosh yang akan menggunakan KA Feeder dari Stasiun Bandung agar mulai menyesuaikan keluar dan masuk kendaraan melalui Pintu Utara dari Jalan Kebon Kawung,” ujar Eva dalam keterangan resminya, Jumat (27/2/2026).
Menurut dia, selama masa transisi KCIC bersama KAI akan memasang rambu dan penunjuk arah di sejumlah titik strategis. Petugas tambahan juga disiagakan, termasuk di area ruang tunggu lama, untuk mengarahkan penumpang menuju lokasi baru.
Eva menegaskan, sentralisasi akses ini dilakukan untuk menciptakan pergerakan penumpang yang lebih tertib, aman, dan efisien, terutama saat jam sibuk. Dengan alur yang lebih terintegrasi, kenyamanan perjalanan penumpang KA Feeder dan Whoosh diharapkan semakin meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat.*



