SATUMEDIA.ID – Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hadiat, menyiapkan program “Bapak Asuh” bagi anak-anak yatim di Kabupaten Bandung.
Program tersebut bertujuan mendorong masyarakat mampu untuk ikut membantu pembiayaan pendidikan dan kebutuhan hidup anak yatim.
Rencana itu disampaikan Hadiat saat menggelar kegiatan santunan anak yatim dan jompo sekaligus buka puasa bersama di kediamannya, 8 Park Cluster, Desa Parungserab, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (15/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 300 anak yatim dan jompo menerima santunan. Mereka berasal dari sejumlah kecamatan di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kabupaten Bandung, antara lain Kecamatan Soreang, Cangkuang, Pasirjambu, hingga Kutawaringin.
“Alhamdulillah saya dan teman-teman pada akhir Ramadan tahun ini bisa kembali melaksanakan kegiatan santunan anak yatim dan para jompo sekaligus buka bersama dengan mereka,” ujar Hadiat di sela acara.
Ia menjelaskan, santunan bagi anak yatim dan kaum jompo tersebut merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun menjelang akhir Ramadan.
Menurut Hadiat, jumlah penerima santunan pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada kegiatan kali ini, terdapat 170 anak yatim dan 100 orang jompo yang menerima bantuan.
“Patut disyukuri karena dari tahun ke tahun jumlah penerima santunan terus meningkat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Hadiat juga mengungkapkan rencananya meluncurkan program “Bapak Asuh” yang akan ditawarkan kepada para aghniya atau masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih di Kabupaten Bandung.
Melalui program tersebut, setiap orang tua asuh diharapkan dapat mendampingi dan membantu pembiayaan sekitar 10 anak yatim, terutama untuk kebutuhan pendidikan dan bantuan bulanan.
“Kita akan tawarkan bagaimana para anak yatim ini diberikan bantuan sekolahnya dan mendapatkan bekal setiap bulan. Insya Allah ini akan kita tawarkan kepada masyarakat yang memiliki rezeki berlebih,” ujar Hadiat.*


