SATUMEDIA.ID – Warga Kampung Ciputri, Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria yang tersangkut di tumpukan sampah di aliran sungai, Kamis (2/4/2026) pagi.
Jasad tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh seorang petani yang tengah menggarap kebun di sekitar lokasi. Awalnya, saksi mengira benda yang terapung di sungai itu hanyalah boneka.
Namun, setelah didekati, ia terkejut karena benda tersebut ternyata tubuh manusia yang sudah tidak bernyawa. Temuan itu pun segera dilaporkan kepada aparat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Kepala Desa Wangunharja, Sukmara, mengatakan korban telah berhasil diidentifikasi sebagai warga Desa Cikidang yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya beberapa hari setelah Lebaran.
“Korban teridentifikasi warga Desa Cikidang. Beberapa hari terakhir memang sedang dicari pihak keluarga,” ujar Sukmara saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, korban diketahui tengah dalam masa pemulihan gangguan kejiwaan dan sebelumnya sempat menjalani perawatan medis. Ciri-ciri korban dikenali dari pakaian terakhir berupa sweater serta kondisi gigi yang sebagian hilang.
Dugaan sementara, korban meninggal dunia setelah terbawa arus sungai yang deras. Hal ini diperkuat dengan kondisi cuaca ekstrem beberapa hari terakhir yang menyebabkan debit air meningkat.
Proses evakuasi jasad sempat terkendala hujan deras yang kembali mengguyur lokasi. Meski demikian, petugas kepolisian bersama warga tetap berupaya mengevakuasi korban secepat mungkin.
Kapolsek Lembang, AKP Dana Suhenda, mengatakan evakuasi tidak bisa ditunda karena risiko jasad kembali terbawa arus cukup besar.
“Kondisi di lokasi tidak memungkinkan untuk menunda evakuasi. Jika hujan terus turun, air sungai berpotensi meluap hingga ke area kebun warga,” ujarnya.
Menurut dia, petugas akhirnya mengambil langkah cepat dengan mengangkat jasad ke tempat yang lebih aman agar tidak hanyut kembali.
Setelah proses identifikasi rampung, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.*