SATUMEDIA.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah memutuskan Didik Agus Triwiyono sebagai bakal calon Bupati Bandung Barat yang akan maju di Pilkada Bandung Barat 2024.
Sebelumnya ada tiga bakal calon bupati yang diusung dari tingkat DPD PKS KBB dan DPW PKS Jabar yaitu Aep Nurdin, Bagja Setiawan, dan Didik Agus Triwiyono. Kemudian mengerucut dua nama, sampai kemudian nama mantan anggota DPRD KBB dua periode, Didik Agus ditetapkan sebagai calon bupati.
Diketahui, hasil Pemilu Legislatif lalu, Didik lolos menjadi anggota DPRD Jabar periode 2024-2029. Diperkirakan pelantikan akan dilaksanakan awal September 2024, sedangkan pendaftaran calon bupati dan calon wakil bupati dijadwalkan pada 27 Agustus 2024. Sesuai peraturan, bagi anggota legislatif yang maju maka harus mengundurkan diri.
“Saya sudah menandatangi surat kesiapan mundur dari anggota DPRD Jabar sesuai dengan peraturan,” tegas Didik, Sabtu (22/6/2024).
Setelah mendapat rekomendasi dari PKS untuk maju sebagai bakal calon Bupati Bandung Barat, Didik mengungkapkan sudah melakukan silaturahmi dengan sejumlah bakal calon, partai politik, tokoh masyarakat sampai alim ulama.
Sejumlah nama calon kepala daerah yang sudah melakukan komunikasi antara lain Hengky Kurniawan, Pamriadi, Asep Ilyas, Asep Ismail, dan lainnya.
Mengenai siapa bakal calon yang akan menjadi pendampingnya di Pilkada nanti, Didik mengatakan karena di KBB tidak ada partai yang bisa mengusung sendiri, termasuk PKS maka kriteria pertama harus memenuhi tiket.
“Kedua yang peluang menangnya tinggi karena kita maju gak ingin gagal. Ke tiga ada chemistry paling tidak seiring sejalan, visinya sama. Harus saling menguatkan dari sisi wilayah, dari sisi latar belakang saya lebih kuat aspek akademisi mungkin pendampingnya dari teknokrat, aspek penguasaan lapangan yang bagus dan lainnya,” tuturnya.
Ia pun menegaskan, sesuai amanah Musda dan Muswil dirinya direkomendasikan sebagai KBB 1 (bupati). Oleh karena itulah, mantan Wakil Ketua DPRD KBB ini akan mengamankan amanah tersebut.
“Saya tetap maju sebagai KBB satu. Sesuai tagline saya, yaitu Bandung Barat berbenah rasa-rasanya tidak bisa mewujudkannya jika sebagai Bandung Barat dua,” tegasnya.
Sementara itu, mengenai sejumlah nama kandidat yang beredar dianggap paling cocok menjadi pendampingnya, Didik mengatakan dirinya sudah meminta masukan dari berbagai elemen masyarakat
“Saya juga bicarakan dengan keluarga dan tentunya akan istikharah meminta petunjukNya,” tukas Didik.
Untuk mensosialisasikan dirinya kepada masyarakat, Didik mengungkapkan sebelum mendapat rekomendasi sudah memasang baliho di tiap desa.
“Sekarang akan dipasang hingga tiap RW,” ucapnya.*





