Pemkab Bandung Barat Targetkan Perbaiki 146 Ruang Kelas SD pada 2026, Renovasi SDN 1 Cibogo Dimulai

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail dan Plt. Kepala Disdik KBB Edy Syafrudin saat meninjau SD Negeri 1 Cibogo, Kecamatan Lembang.(Tangkapan layar Instagram @ritchieismail).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat menargetkan perbaikan 146 ruang kelas di 79 sekolah dasar (SD) sepanjang 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas sarana pendidikan. Program tersebut diawali dengan rehabilitasi tiga ruang kelas dan toilet di SD Negeri 1 Cibogo, Kecamatan Lembang, serta dua ruang kelas di SD Negeri 1 Kayu Ambon.

Selain rehabilitasi ruang kelas, Pemkab Bandung Barat juga menargetkan pembangunan satu ruang kelas baru pada tahun ini. Seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail mengatakan, peningkatan infrastruktur pendidikan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah agar siswa dapat belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan layak.

“Perbaikan ruang kelas dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah. Kami terus berupaya menghadirkan ruang belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi anak-anak Bandung Barat,” kata Jeje dikutip dari akun Instagram @Ritchieismail, Sabtu (18/7/2026).

Ia memastikan pekerjaan rehabilitasi di SD Negeri 1 Cibogo dan SD Negeri 1 Kayu Ambon akan mulai dikerjakan dalam beberapa pekan ke depan.

Menurut Jeje, kondisi SD Negeri 1 Cibogo sebelumnya sempat mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang meninjau langsung sekolah tersebut saat melintas di kawasan Lembang. Dalam kunjungan tersebut, gubernur melihat kondisi ruang kelas dan fasilitas sanitasi (MCK) yang membutuhkan perbaikan.

“Alhamdulillah, perbaikan ruang kelas dan MCK segera dilaksanakan. Kami juga akan mengupayakan perbaikan pagar depan sekolah yang kondisinya sudah rusak sejak beberapa tahun lalu,” ujarnya.

Jeje berharap rehabilitasi fasilitas pendidikan dapat segera rampung sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih optimal. Menurut dia, penyediaan sekolah yang layak menjadi investasi penting untuk mendukung kualitas pendidikan di Bandung Barat.

“Semoga seluruh proses berjalan lancar sehingga anak-anak di Bandung Barat bisa belajar dengan lebih nyaman,” ucap Jeje.*

Pos terkait