Tujuh Tol Bakal Berlakukan Pembayaran Tol Tanpa Sentuh, Ini Daftarnya

Gerbang Tol Padalarang.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah secara bertahap akan menerapkan pembayaran tol tanpa sentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF). Sebagai tahap awal baru akan diberlakukan di tujuh ruas jalan tol sebelum diberlakukan di seluruh Indonesia.

Setelah diberlakukan nantinya gardu tol akan ditiadakan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) lewat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menjelaskan tujuh ruas tol itu diuji tahap awal MLFF.

“Untuk tahap masa transisi sistem MLFF akan diterapkan di beberapa ruas yang masuk ke dalam perimbangan masa transisi,” tulis BPJT.

Berikut daftar ruas tol MLFF pada tahap awal:

– Tol Bali Mandara
– Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam),
– Tol Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi)
– Tol Jakarta-Cikampek (Japek)
– Tol Soedijatmo (Tol Bandara Soetta)
– Tol Dalam Kota Jakarta
– Tol Ruas Jakarta Outer Ring Road (JORR)

Selanjutnya implementasi MLFF bakal dilakukan secara bertahap pada ruas tol lainnya di Indonesia. Sistem MLFF memungkinkan pengguna jalan bisa melaju melaju tanpa harus berhenti di gerbang tol.

“Pada tahap selanjutnya implementasi sistem MLFF akan dilakukan secara bertahap pada ruas lainnya di seluruh jalan tol di Indonesia,” tutur BPJT dikutip dari laman Korlantas Polri, Kamis (10/7/2024).

Penerapan Tol Tanpa Sentuh memiliki cara kerja yaitu dengan menggunakan perangkat pembayaran tol On Board Unit (OBU). Bentuk OBU bisa berbentuk digital e-OBU dan fisik OBU yang dipasang pada kendaraan. E-OBU khusus untuk kendaraan pribadi dan berbentuk digital melalui aplikasi Cantas.

Bentuk fisik OBU akan dipasang pada kendaraan komersil, seperti minibus angkutan umum dan bus. Sistem MLFF menghubungkan e-OBU dan OBU ke dalam teknologi digital Global Navigation Satelite system (GNSS), untuk memantau kendaraan melalui GPS.

Ketika e-OBU aktif, GPS akan menentukan posisi pengguna berdasarkan satelit yang kemudian dicocokan peta ke pusat sistem. Untuk mengaktifkannya cukup mudah dengan cara menekan tombol start pada aplikasi Cantas pada mobil pribadi.

Saat perjalanan berakhir dan pengguna keluar dari tol, pencocokan peta perjalanan akan terjadi kemudian sistem akan mengkalkulasikan tarif dan memotong dana secara otomatis menyesuaikan rute perjalanan.

Masyarakat yang ingin menggunakan infrastruktur MLFF harus mendaftar melalui aplikasi untuk melakukan pembayaran, jika tidak, mereka akan dikenakan sanksi.
Namun, penerapan MLFF ini belum serempak dilakukan dan baru akan berjalan dengan penerapan SLFF lebih dulu.

Penerapan MLFF dikatakan belum bisa dilakukan lantaran berbagai faktor.  Untuk tahap awal penerapan pembayaran tol tanpa setop akan menggunakan sistem Single Lane Free Flow (SLFF) dengan barrier dan tapping (hybrid).

Dalam skema SLFF, setiap mobil yang melintas di gerbang tol masih ditutup oleh palang. Apabila pembayaran sudah terdeteksi, maka palang pintu otomatis akan terbuka.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Roatex Indonesia, badan usaha pelaksana (BUP) sistem MLFF, Attila Keszeg menyebutkan sistem bayartoltanpa setop aliasMLFF akan dimulai Oktober 2024.

“Insyaallah, insyallah (dimulai Oktober 2024),” kata Attila dalam Media Briefing di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Selasa (28/5).

Sistem transaksi pembayaran jalan tol non tunai nir sentuh ini sebenarnya sudah diuji coba sejak 12 Desember 2023 di Tol Mandara, Bali.

Pemerintah juga sudah mengatur MLFF. Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2024 tentang Jalan Tol yang diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Mei 2024 lalu.
Kini, pengguna jalan tol wajib mendaftarkan nomor kendaraanya ke aplikasi MLFF yang bernama Cantas.*