SATUMEDIA.ID – Sebuah kedai kopi di tengah kawasan hutan pinus Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mulai menarik perhatian wisatawan meski baru dua hari beroperasi.
Kedai bernama Nearby Coffee tersebut berada di kawasan Great Panorama Lodge & Camp. Lokasinya yang dikelilingi pepohonan pinus menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin menikmati kopi sekaligus mencari suasana sejuk dan tenang.
Pemilik Great Panorama Lodge, Camp & Nearby Coffee, Yohan Immanuel Gunadi mengatakan, kehadiran kedai tersebut berawal dari banyaknya permintaan tamu penginapan yang menginginkan tempat bersantai di kawasan tersebut.
“Awalnya banyak tamu yang menginap meminta ada tempat khusus untuk menikmati kopi dan berkumpul. Kami kemudian melihat peluang untuk menghadirkan coffee shop yang menyatu dengan lingkungan hutan pinus,” ujar Yohan saat ditemui di lokasi, Sabtu (29/8/2026).
Menurut dia, konsep kedai kopi yang berada di tengah hutan pinus masih relatif jarang ditemukan di kawasan Cikole. Kondisi tersebut membuat Nearby Coffee tidak hanya menyasar tamu penginapan, tetapi juga wisatawan dan masyarakat sekitar.
“Selain tamu penginapan, warga dari sekitar sini juga mulai berdatangan. Konsep seperti ini memang belum banyak, apalagi lokasinya langsung berada di kawasan hutan pinus,” katanya.
Yohan menyebutkan, pengunjung Nearby Coffee datang dari sejumlah daerah, mulai dari Jakarta, Karawang, Cikarang hingga Tangerang. Bahkan, sejumlah wisatawan dari luar Pulau Jawa juga turut berkunjung.
“Pengunjungnya cukup beragam. Banyak yang datang dari Jakarta dan wilayah sekitar Jawa Barat, tetapi ada juga tamu dari Sumatera karena mereka sebelumnya menginap di Great Panorama Lodge & Camp,” ucapnya.
Selain menikmati kopi, pengunjung dapat menggunakan area kedai sebagai tempat bekerja atau sekadar menghabiskan waktu bersama keluarga.
“Tempat ini kami siapkan untuk berbagai kebutuhan, baik untuk bersantai, berkumpul bersama keluarga maupun bekerja dari alam. Suasananya lebih tenang sehingga pengunjung bisa menikmati waktu tanpa suasana perkotaan,” tutur Yohan.
Dari sisi menu, Nearby Coffee menawarkan sejumlah pilihan kopi, termasuk manual brew dengan metode V60 dan Japanese Style. Kopi yang digunakan berasal dari Gunung Manglayang, sementara proses sangrai dilakukan oleh 45 Coffee Roastery yang berbasis di Subang.
“Kami berusaha menggunakan produk dari Jawa Barat. Bijinya berasal dari Gunung Manglayang dan disangrai di Subang, sehingga rantai produksinya juga melibatkan pelaku usaha lokal,” kata Yohan.
Untuk harga, kopi di Nearby Coffee dibanderol mulai Rp18.000. Sementara makanan dan camilan tersedia dengan harga mulai sekitar Rp25.000.
Salah satu menu yang menjadi andalan adalah Rice Bowl Salted Egg. Adapun latte disebut menjadi salah satu pilihan yang banyak diminati pengunjung perempuan.
Yohan mengatakan, tingginya jumlah pengunjung sejak hari pertama menjadi sinyal positif bagi perkembangan Nearby Coffee.
“Respons pengunjung sejauh ini sangat baik. Padahal baru dua hari dibuka, tetapi sudah banyak yang datang dan menghabiskan waktu di sini,” ujarnya.
Pengunjung juga dapat menikmati area Great Panorama Lodge & Camp selama berada di kawasan tersebut, termasuk menjelajahi lingkungan hutan pinus.
Great Panorama Lodge & Camp sendiri memiliki 54 kamar penginapan dan sekitar 100 area perkemahan. Sementara Nearby Coffee beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.*