SATUMEDIA.ID – Langit Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, bakal menjadi panggung atraksi penerbangan dalam Pangandaran Air Show 2026 yang digelar pada 4-6 September 2026.
Gelaran yang diinisiasi Susi Air tersebut menghadirkan lebih dari 60 pesawat dari sejumlah klub dan komunitas penerbangan di Indonesia.
Tak sekadar menyuguhkan pertunjukan pesawat, sebagaimana dikutip dari laman Disparbud Jabar acara ini juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi lebih dekat dengan dunia penerbangan.
Rangkaian acara dimulai Jumat (4/9/2026) melalui Festival UMKM di Susi International Beach Strip.
Agenda tersebut turut diisi kegiatan penanaman bakau pasir bersama Pandu Laut Nusantara. Pada malam harinya, masyarakat dapat menikmati hiburan gratis di Alun-Alun Paamprokan.
Sejumlah kesenian dan pertunjukan musik akan ditampilkan, mulai dari Ronggeng Gunung, band lokal, hingga grup musik Slank.
Puncak Pangandaran Air Show 2026 berlangsung Sabtu (5/9/2026). Atraksi penerbangan dijadwalkan dimulai pukul 08.45 WIB. Pilot dan atlet profesional dari berbagai klub serta komunitas penerbangan Indonesia akan ambil bagian dalam pertunjukan tersebut.
Kehadiran lebih dari 60 pesawat diperkirakan menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung.
Penyelenggara juga menyiapkan program Joy Flight mulai pukul 16.00 WIB. Lewat program ini, masyarakat berkesempatan terbang dan menikmati panorama Pantai Pangandaran dari udara.
Tak berhenti di situ, pengunjung juga bisa mengikuti Public Walkaround mulai pukul 17.00 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat mendekati pesawat yang diparkir di area acara. Pengunjung pun bisa melihat detail pesawat dari jarak dekat sekaligus mengabadikan momen dengan berfoto.
Memasuki Minggu (6/9/2026), pesawat-pesawat yang mengikuti Pangandaran Air Show dijadwalkan kembali ke hanggar masing-masing.
Masyarakat tetap dapat menikmati suasana acara sambil berburu kuliner dan produk lokal yang tersedia di Festival UMKM.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Pangandaran Air Show 2026 tidak hanya menawarkan atraksi penerbangan, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi potensi wisata dan produk usaha lokal Pangandaran.*
