Tak Ingin Jalan Cepat Rusak Lagi, Bupati Jeje Pantau Langsung Perbaikan 2 Ruas di Bandung Barat

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail memantau perbaikan ruas jalan Rancapanggung-Ugrem dan Ciririp-Bangsaya.(Tangkapan layar).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan yang selama ini dinantikan masyarakat. Dua di antaranya yakni ruas Rancapanggung-Ugrem dan Ciririp-Bangsaya.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail turun langsung meninjau progres perbaikan kedua ruas jalan tersebut. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar dan menghasilkan konstruksi yang mampu bertahan dalam jangka panjang.

Jeje mengatakan, perbaikan jalan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi kerusakan dan kemampuan keuangan daerah.

“Ruas jalan Rancapanggung-Ugrem dan Ciririp-Bangsaya menjadi dua ruas jalan yang cukup lama dinantikan perbaikannya oleh masyarakat. Saya ingin memastikan perbaikan dilakukan dengan baik, berkualitas, dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Jeje dikutip dari akun Instagram @ritchie Ismail, Rabu (9/9/2026).

Pada ruas Ciririp-Bangsaya yang memiliki panjang 2,3 kilometer, pekerjaan hotmix telah mencapai 1.865 meter. Adapun 518 meter sisanya mulai memasuki tahap pengecoran dengan konstruksi beton.

Sementara itu, penanganan titik kerusakan terparah di ruas Rancapanggung-Ugrem sepanjang 300 meter telah rampung 100 persen. Bagian tersebut diperbaiki menggunakan konstruksi beton untuk meningkatkan ketahanan jalan.

Pemkab Bandung Barat menyatakan perbaikan infrastruktur tidak dilakukan sekaligus, melainkan berdasarkan skala prioritas. Titik-titik jalan yang dinilai paling membutuhkan penanganan menjadi sasaran utama dengan menyesuaikan kapasitas anggaran yang tersedia.

Secara keseluruhan, terdapat 34 ruas jalan di Kabupaten Bandung Barat yang masuk dalam program perbaikan dan saat ini terus menunjukkan perkembangan.

Jeje memastikan pemerintah daerah akan melakukan pengawasan terhadap proses pembangunan hingga pekerjaan selesai. Perkembangan proyek juga akan disampaikan secara berkala kepada masyarakat sebagai bagian dari transparansi pembangunan.

“Yang kami kejar bukan sekadar jalan selesai diperbaiki, tetapi bagaimana kualitasnya baik dan bisa memberikan manfaat dalam waktu yang panjang bagi masyarakat,” kata Jeje.*

Pos terkait