SATUMEDIA.ID – Kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan Sumiati, Ketua RW 17, Desa Bojongsoang, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
Sumiati menggunakan uang pribadinya untuk memperbaiki jalan lingkungan sepanjang lebih dari 1 kilometer di wilayah RW 17.
Terbaru, ia membiayai pengaspalan hotmix jalan sepanjang 560 meter dengan lebar 3,5 meter. Pengerjaan jalan tersebut dilakukan pada Sabtu (12/9/2026).
Perbaikan jalan dilakukan karena kondisi sebelumnya dikeluhkan warga. Permukaan jalan berlubang, berdebu ketika musim kemarau, serta kerap tergenang saat hujan.
Sumiati mengatakan, biaya perbaikan jalan tersebut sepenuhnya berasal dari uang pribadinya.
“Alhamdulillah saya mendapat sedikit rezeki. Hari ini kami menghotmix jalan sepanjang 560 meter. Niat saya lillahita’ala, semoga bisa bermanfaat bagi warga,” kata Sumiati, Minggu (13/9/2026)..
Menurut Sumiati, pengaspalan tersebut bukan kali pertama dirinya menggunakan uang pribadi untuk memperbaiki infrastruktur di lingkungan RW 17.
Sebelumnya, ia membiayai pengecoran jalan di tiga RT dengan total panjang sekitar 430 meter.
Bagi Sumiati, uang yang dikeluarkan untuk membantu warga bukanlah sesuatu yang perlu diperhitungkan sebagai kerugian.
Ia meyakini sedekah justru dapat menjadi jalan datangnya keberkahan dan rezeki.
“Saya hanya berdoa semoga rezekinya berkah dan diberikan kesehatan. Mudah-mudahan apa yang dilakukan ini menjadi amal jariyah,” ujarnya.
Bantu Rutilahu hingga Pasang CCTV
Kepedulian Sumiati terhadap warga RW 17 tidak hanya diwujudkan melalui perbaikan jalan.
Ia juga beberapa kali membantu warga kurang mampu memperbaiki rumah tidak layak huni (rutilahu).
Selain itu, Sumiati mengeluarkan dana pribadi untuk memasang penerangan di sejumlah gang serta CCTV demi meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungan.
Seluruh kegiatan tersebut, kata dia, dibiayai menggunakan dana pribadi.
“Mudah-mudahan dengan diperbaikinya jalan ini, masyarakat bisa lebih nyaman menjalankan aktivitas sehari-hari. Saya juga ingin sedikit berkontribusi dan membantu Pak Bupati menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat,” tutur Sumiati.
Menurutnya, perbaikan jalan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut.
Aksi Sumiati mendapat apresiasi dari warga RW 17. Salah seorang warga, Edi, mengaku senang dengan perhatian yang diberikan Sumiati terhadap kebutuhan masyarakat di lingkungan mereka.
Ia menilai penggunaan uang pribadi untuk memperbaiki jalan merupakan hal yang jarang dilakukan.
“Ini sangat luar biasa. Baru pertama kali ada yang seperti ini. Kami warga di sini sangat senang. Semoga Bu Sumiati selalu sehat dan diberikan rezeki yang berkah,” kata Edi.
Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, terutama setelah adanya penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD), inisiatif warga untuk ikut membantu perbaikan lingkungan dinilai menjadi bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Sumiati memilih tidak hanya menunggu perbaikan dari pemerintah, tetapi mengambil inisiatif dengan kemampuan yang dimilikinya.*