SATUMEDIA.ID – Nama tim sepak bola PSKC Cimahi mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Bukan karena prestasinya di Liga 2 Indonesia, melainkan dari jersey klub yang dipakainya.
Jersey PSKC memang unik dengan warga cerah menyala. Sepintas menyerupai warna-warna pakaian pantai. Keunikan itulah yang menarik kolektor jersey dari berbagai negara. Malah salah satu kolektor asal Berlin, Jerman tertarik untuk mengoleksinya.
Jersey klub berjuluk Laskar Sangkuriang ini dibuat oleh apparel Calma Indonesia.Bertema Landscape Tanah Sunda bergambar Gunung Tangkubanparahu. Didominasi warna oranye dihiasi hijau.
Owner apparel Calma Indonesia, Eko Fadly membenarkan jika jersey resmi PSKC Cimahi dibuat oleh Calma Indonesia. Pembuatan desain hingga jadi membutuhkan proses panjang.
“Diawali dengan pengajuan prosal dari pihak kami ke manajemen PSKC Cimahi. Setelah terjalin kesepakatan barulah kami melakukan riset untuk desain jerseynya,” kata Eko Fadly, Jumat (26/7/2024).
Diakuinya untuk mencari ciri khas bagi jersey PSKC Cimahi tidaklah mudah. Pasalnya, Kota Cimahi tidak memiliki sesuatu yang menonjol terkecuali bangunan militer.
Sampai akhirnya dipilih desain alam yang menggambarkan alam. Dipilihlah Gunung Tangkubanparahu yang melegenda dan menjadi bagian dari wilayah Bandung Raya yang di dalamnya ada Kota Cimahi.
“Gunung Tangkubanparahu dipilih untuk ditonjolkan pada jersey tersebut. Setelah itu, tinggal memilih warna yang cocok. Untuk itu, saya bekerja sama dengan komunitas seni di Bekasi. Kami minta dibuatkan lukisan gunung, lengkap dengan pohon, dan sungainya. Tapi kami mintanya dibuatkan secara abstrak,” tuturnya.
Komunitas seni menawarkan 10 lukisan hasil karya mereka. Kemudian dipilih satu untuk kemudian dipadukan
“Kami padukan dengan warna oranye sehingga hasilnya seperti yang dapat dilihat sekarang,” ujarnya.
Tadinya, jersey yang jadi kebesaran PSKC akan digunakan saat lawan Malut United pada putaran dua Liga 2 yang disiarkan secara live. Ini menjadi peluang supaya bisa dilihat jutaan pasang mata.
“Tapi gagal, karena Malut United yang bertindak sebagai tuan rumah memakai Jersey warna merah. Akhirnya batal dipakai. Baru dipakai pada saat lawan PSIM Yogyakarta dalam laga di Bandung,” kata Eko.
Tak disangka-sangka, sebuah akun kolektor jersey dari Italia memposting foto pertandingan antara PSKC vs PSIM Yogyakarta. Malah, postingan itu banyak direpost oleh aku kolektor jersey dari Eropa seperti Spanyol dan Prancis.
“Paling mengejutkan lagi, kami mendapat
email dari akun store jersey terbesar di dunia yakni Classic Football Shirts (CFS) world wide. Mereka mengajukan penawaran dan setelah tercapai kesepakatan akhirnya dikirim 800 pcs,” ungkapnya.
Begitu barangnya sampai, pihak CFS langsung mengunggah jersey PSKC Cimahi tersebut. Hingga akhirnya menjadi banyak buruan kolektor jersey dunia.*