Pemkab Bandung Barat Perluas Akses Pangan Murah, Ini Komoditas yang Dijual

Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail pada kegiatan Gerakan Pangan Murah (GAPURA) AMANAH di Kantor Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta, Selasa (27/10/2026).(Dok.Prokompim KBB).**

SATUMEDIA.ID – Pemkab Bandung Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GAPURA) AMANAH di Kantor Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta, Selasa (27/10/2026).

Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, telur, hingga daging, dengan harga yang telah ditetapkan dalam program tersebut.

Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail mengatakan, kegiatan pangan murah merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pangan sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Asep membuka kegiatan tersebut mewakili Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail. Pelaksanaannya bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia dan melibatkan Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bandung Barat, serta Bank Indonesia.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, Asep menekankan bahwa ketersediaan pangan dengan harga terjangkau menjadi persoalan penting yang harus ditangani bersama.

“Pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah perlu memastikan pasokan tetap tersedia, harga dapat dijangkau, dan masyarakat memiliki akses yang memadai terhadap bahan pangan berkualitas,” ujar Asep.

Menurut Asep, kebutuhan pangan bagi sekitar 1.859.600 penduduk yang tersebar di 16 kecamatan dan 165 desa di Kabupaten Bandung Barat membutuhkan dukungan berbagai pihak. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Ia menjelaskan, GAPURA AMANAH tidak hanya menjadi kegiatan untuk memperingati Hari Pangan Sedunia, tetapi juga sarana untuk mendekatkan akses pangan kepada masyarakat serta mengantisipasi gejolak harga sejumlah komoditas strategis.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat lebih mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Kami juga berupaya mengantisipasi kenaikan harga komoditas seperti beras, cabai, bawang, dan telur ayam yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat,” katanya.

Asep menambahkan, pengendalian harga pangan memerlukan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga terkait, serta pihak lain yang terlibat dalam rantai distribusi pangan.

Asep berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah perubahan harga bahan pangan.

“Kami berharap GAPURA AMANAH dapat membantu meringankan pengeluaran masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap pangan yang berkualitas. Karena itu, kolaborasi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga harus terus diperkuat,” tutur Asep.

Selain membantu konsumen, program pangan murah tersebut diharapkan dapat mengurangi kesenjangan harga antara produsen dan konsumen serta menjadi salah satu langkah untuk mengantisipasi wilayah rawan pangan di Kabupaten Bandung Barat.

Masyarakat yang datang ke lokasi kegiatan diimbau menjaga ketertiban dan membawa kantong belanja masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bandung Barat menyediakan beragam komoditas pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala DKPP Kabupaten Bandung Barat Heru Budi Purnomo turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut bersama jajaran perangkat daerah terkait.

Berikut daftar harga komoditas yang tersedia dalam GAPURA AMANAH di Desa Mekarwangi:

Beras premium: Rp 14.500 per kilogram

Beras SPHP Bulog: Rp 58.000 per 5 kilogram

Minyak goreng: Rp 15.500 per liter

Minyak Filma: Rp 41.000 per 2 liter

Gula pasir: Rp 16.500 per kilogram

Telur ayam: Rp 23.000 per kilogram

Daging sapi: Rp 110.000 per kilogram

Daging ayam: Rp 37.000 per ekor

Bawang merah: Rp 10.000 per 300 gram

Bawang putih: Rp 10.000 per 300 gram

Cabai keriting: Rp 10.000 per 200 gram

Cabai rawit: Rp 10.000 per 150 gram

Tepung terigu: Rp 8.500 per kilogram

Sosis: mulai Rp 30.000 per bungkus.*

Pos terkait