Eiger Nature Diresmikan, Bupati Rudy Susmanto: Harapan Baru Ekonomi Hijau Bogor

Jembatan gantung sepanjang 543 meter menjadi ikon Eiger Nature yang berlokasi di Megamendung, Kabupaten Bogor.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Pengembangan ekonomi hijau di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, didorong melalui kolaborasi pemerintah dan sektor swasta. Bupati Bogor Rudy Susmanto berharap upaya menjaga kelestarian alam dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dorongan tersebut mengemuka dalam peresmian Eiger Nature di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Kawasan ini diharapkan menjadi bagian dari pengembangan pariwisata berkelanjutan yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan manfaat ekonomi bagi warga setempat.

Rudy meresmikan Eiger Nature bersama sejumlah menteri, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, dan Founder & Chairman EIGER Group Ronny Lukito, Selasa (27/10/2026).

Acara tersebut turut dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanegara, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Ketua DPRD.

Mengangkat tema “Merawat Alam, Menggerakkan Indonesia”, kehadiran Eiger Nature diharapkan tidak hanya memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga mendorong terbukanya peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.

Rudy mengatakan, Kabupaten Bogor memiliki kekayaan alam yang berpotensi mendukung pembangunan daerah. Namun, pemanfaatan potensi tersebut harus disertai pengelolaan yang bertanggung jawab agar keberlanjutan lingkungan tetap terjaga.

Menurut dia, pelestarian alam tidak dapat dibebankan kepada pemerintah semata. Dunia usaha, komunitas, dan masyarakat perlu mengambil bagian agar upaya menjaga lingkungan dapat berlangsung secara berkesinambungan.

“Potensi alam yang kita miliki harus dirawat dengan baik. Kita perlu memastikan pemanfaatannya memberikan nilai tambah bagi masyarakat tanpa mengurangi kualitas lingkungan yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Rudy dalam siaran pers dikutip Rabu (28/10/2026).

Ia menambahkan, kemitraan antara pemerintah dan pelaku usaha dapat membuka ruang bagi lahirnya berbagai inisiatif yang menggabungkan kepentingan lingkungan dengan pertumbuhan ekonomi.

Keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam upaya tersebut. Dengan pengembangan pariwisata berkelanjutan, warga di sekitar kawasan diharapkan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.

Founder & Chairman Eiger Group Ronny Lukito mengatakan, Eiger Nature lahir dari perjalanan perusahaan yang selama hampir 40 tahun menjadikan alam sebagai bagian penting dari inspirasi dan pengalamannya.

Ia menilai, kecintaan terhadap alam perlu diterjemahkan menjadi aksi yang konsisten. Pelaksanaannya pun membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar upaya pelestarian lingkungan dapat memberikan dampak yang lebih luas.

Ronny menyampaikan, pengembangan Eiger Nature masih membutuhkan proses pembelajaran dan penyempurnaan. Karena itu, perusahaan membuka diri terhadap kritik maupun saran dari pemerintah, pakar, komunitas, dan masyarakat.

“Bagi kami, menjaga alam merupakan proses yang harus terus dipelajari. Kami terbuka terhadap berbagai pandangan dan masukan agar komitmen yang dibangun bisa diwujudkan melalui tindakan yang nyata,” kata Ronny.

Ia berharap Eiger Nature dapat berkontribusi terhadap pelestarian kekayaan alam Indonesia sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk menyelaraskan perlindungan lingkungan, pengembangan pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan demikian, pemanfaatan kawasan alam diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pariwisata, tetapi turut menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.*

Pos terkait