SATUMEDIA ID – Koalisi Cimahi Bersatu goyang setelah DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cimahi memilih keluar dan bergabung dengan koalisi partai pengusung Ngatiyana-Adhitia Yudisthira di Pilkada Kota Cimahi 2024.
Sebelumnya, PPP merupakan bagian dari Koalisi Cimahi Bersatu bersama dengan Partai Demokrat, dan Partai NasDem yang mendeklarasikan dukungan kepada mantan Sekda Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan.
Koalisi ini bertambah kuat setelah bergabungnya PKS yang mengusung Bagja Setiawan. Partai Demokrat dan terakhir Partai NasDem sudah resmi mengusung pasangan Dikdik-Bagja di Pilkada Kota Cimahi.
Ketua DPC PPP Kota Cimahi, Agus Solihin mengatakan, keputusan DPC PPP Kota Cimahi keluar dari Koalisi Cimahi Bersatu sudah berdasarkan berbagai pertimbangan.
“Memutuskan mengusung pasangan Ngatiyana-Adhitia tersebut bukan hal yang mudah, tetapi ini sudah melalui berbagai pertimbangan. Menurut pandangan PPP terutama DPP dan DPW bahwa terjadi pengabaian mekanisme dari calon yang diusung Koalisi Cimahi Bersatu,” katanya.
Agus menyebut, alasan mengusung Ngatiyana-Adhitia karena Adhitia sebelumnya merupakan satu dari lima bakal calon yang mendaftar ke PPP untuk maju di Pilkada Kota Cimahi 2024 mendatang.
“Adhitia mendapatkan surat tugas dan menjadi satu-satunya yang mendaftarkan dan kemudian mengambil surat tugas. Hal itulah yang menjadi dasar pertimbangan partai,” tandasnya.
Sementara itu, mantan Wali Kota Cimahi, Ngatiyana- Adhitia Yudhistira sudah mendapat dukungan dari empat partai politik yakni Partai Gerinda, PPP, PKB, dan PAN. Dua dari empat partai politik itu sudah deklarasi untuk mengusung pasangan tersebut.
“Alhamdulillah Gerindra dan PPP sudah mendeklarasikan. Mudah-mudahan sebentar lagi dari PKB dan PAN,” kata Ngatiyana.
Ia menambahkan, DPC PPP Kota Cimahi telah melaksanakan deklarasi dan konsolidasi mengusung dirinya bersama Adhitia Yudhistira maju di Pilkada 2024.
“Saya ucapkan terima kasih kepada PPP yang telah mengusung kami berdua, mudah-mudahan ini menjadi amanah untuk melaksanakan Pilkada Serentak 2024,” tukasnya.*





