SATUMEDIA.ID – Saat ini sedang mengemuka wacana tentang pembentukan Provinsi Bogor Raya meliputi Kota/Kabupaten Bogor, Kota/Kabupaten Bekasi, Kota/Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. Jika provinsi ini terwujud, sekitar 20 juta jiwa penduduk Jabar akan hengkang dari Provinsi Jawa Barat.
Munculnya wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya, menarik perhatian Direktur Lembaga Pemantau Eksekutif dan Legislatif Daerah (LAPELDA) Jawa Barat, H. Aep Saefullah.
“Jika ketujuh kabupaten dan kota benar hendak membentuk Provinsi Bogor Raya, hal yang wajar jika pembentukan Provinsi Bandung Raya mulai digagas dan diwacanakan, apalagi wilayah pantura pun sudah mewacanakan pula pembentukan Provinsi Cirebon,” kata Aep, Sabtu (14/12/2024).
Jika hal ini terjadi, lanjut Aep, maka kabupaten/kota yang akan menjadi bagian dari wilayah Bandung Raya ini meliputi Kota/Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Garut, dan bisa ditambah dengan pemekaran wilayah kabupaten lainnya.
“Seperti Kabupaten Bandung Timur atau Kota Majalaya, Kota Baleendah, Kota Tanjungsari, dan Kota Lembang. Ini akan seru. Sebab di saat KBT (Kabupaten Bandung Timur) dan Kabupaten Garut Utara sedang dalam proses persiapan CDOB (Calon Daerah Otonomi Baru), tiba-tiba wacana pembentukan Provinsi Bandung Raya mengemuka,” jelasnya.
Adanya inisiatif daerah yang ingin berpisah dari Jawa Barat, wajar untuk diapresiasi. Bahkan wilayah Tasikmalaya, Banjar, Ciamis dan Pangandaran pun bisa jadi akan mewacanakan terbentuknya Provinsi Priangan atau Provinsi Galuh Pakuan.
“Namun yang menjadi masalah, Provinsi Jawa Barat akan hilang dengan sendirinya. Jika semua wilayah tersebut, terpecah menjadi empat provinsi,” ujar Aep.
Belum lagi adanya keinginan Presiden Prabowo Subianto, di mana dalam pidato sambutan pada harlah ke-60 Partai Golkar, menggelindingkan gagasan untuk mengembalikan pemilihan gubernur, bupati/walikota dipilih lagi oleh DPRD.
“Bisa jadi keinginan pembentukan provinsi dan kota/kabupaten baru menjadi sesuatu yang seksi bagi para politisi di wilayah-wilayah tersebut untuk menggoalkan wacana tersebut menjadi kenyataan,” pungkasnya.*