Pemkot Jaksel Tuntaskan Revitalisasi 13 Jembatan Antar Kampung 

Jembatan antar kampung (JAK) yang selesai direvitalisasi di wilayah Jakarta Selatan pada 2024.(Dokumen Pemprov DKI).**

SATUMEDIA.ID – Jembatan antar kampung yang biasa dikenal dengan istilah JAK dibangun untuk memberikan manfaat dan memudahkan mobilitas warga. Karenanya, di Tahun Anggaran 2024 Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan sudah merevitalisasi 13 JAK.

Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Sudin Bina Marga Jakarta Selatan, Agus Indroyono menyebut “Sebanyak 13 JAK yang kita revitalisasi ada di enam kecamatan,” ujarnya, Kamis (16/1).

JAK yang direvitalisasi meliputi wilayah Kecamatan Pasar Minggu dibangun JAK Waru, JAK Lihin, JAK Nurul Iman, dan JAK Poltangan.

Di Kecamatan Tebet meliputi JAK Kaldu, JAK Menteng Dalam, JAK Peningkatan IV. Kemudian, di Kecamatan Pesanggrahan ada JAK Dahlia, JAK Nusa Indah, dan JAK Musholah.

Sementara yang sudah selesai direvitalisasi di Kecamatan Jagakarsa adalah JAK Buku Dikrama, Kecamatan Kebayoran Lama ada JAK Seha, serta di Kecamatan Pancoran JAK Kalibata Selatan.

Agus mengatakan, bentuk revitalisasi yang dilakukan berupa bangun ulang, dipertahankan eksistingnya, dan ada juga yang hanya dirapikan.

“Kami berharap, seluruh fasilitas Jembatan Antar Kampung yang sudah dibangun tersebut dapat dijaga dan dirawat bersama-sama. Sehingga, keberadaannya terus memberikan manfaat bagi warga untuk mendukung mobilitasnya,” pungkasnya.*

Pos terkait