SATUMEDIA.ID – Banyak orang mempertanyakan apakah ban mobil biasa sama dengan ban untuk mobil listrik? Atau sebaliknya ban mobil listrik digunakan mobil biasa.
Sebagian menjawab bahwa ban mobil bisa digunakan untuk jenis mobil apapun, asal ukurannya sama. Betulkah demikian?
Ternyata jawabannya salah. Yang benar
ban mobil listrik berbeda dengan ban yang digunakan pada mobil biasa bertenaga bensin. Ban ini dirancang dengan fitur khusus untuk meningkatkan efisiensi energi, memperpanjang jarak tempuh dan meningkatkan pengendalian.
Ban adalah satu-satunya bagian mobil yang menyentuh tanah. Oleh karena itu, ban memiliki dampak besar pada kenyamanan berkendara, pengendalian, getaran, kebisingan dan efisiensi, yang merupakan elemen dasar mobil.
Seong‒su Kim, peneliti senior pada Tire Design Team di Hyundai Motor Company, yang bertanggung jawab atas desain dan pengembangan roda dan ban, menjelaskan, “Secara khusus, dampak ban pada pengendalian dan pengereman mencapai lebih dari 50%. Dengan kata lain, kemampuan berkendara mobil bervariasi tergantung pada bannya,” kata Seong‒su Kim dikutip dari laman Hyundai
Ia menjelaskan, mobil listrik mendapat beban dari baterainya, sehingga membutuhkan ban yang dapat menopang beban ekstra. Sementara baterai mobil listrik menyimpan energi, motor listriklah yang memberikan torsi instan (dan tidak ada suara di dalam mobil!).
Dengan kendaraan listrik, begitu Anda menginjak pedal gas, Anda langsung mendapatkan 100% tenaga kendaraan. Ini berarti transfer beban akan lebih tajam, jauh lebih kuat dibandingkan dengan kendaraan bertenaga pembakaran. Hal ini juga mempengaruhi dampak pada keausan ban.
Michelin merancang ban mobil listrik secara berbeda untuk mempertimbangkan hal ini, sebagian besar dalam hal struktur ban dan bahan bakunya.
Faktor kedua yang menjadikan ban mobil listrik berbeda dengan ban standar adalah kebisingannya. Tapi mobil listrik itu senyap, ‘kan?
Tanpa suara mesin pembakaran, suara ban di permukaan jalan jauh lebih kentara pada mobil listrik. Jadi, produsen harus menciptakan ban yang jauh lebih senyap. Dengan demikian, kebisingan interior yang dirasakan dapat berkurang.
Berikut contohnya: dalam orkestra, ketika Anda memainkan drum dan seruling pada saat yang sama, Anda akan lebih mendengar drum. Namun saat drum berhenti, suara seruling semakin terdengar jelas.
Hal yang sama terjadi ketika beralih ke kendaraan listrik: mesin termal yang menghasilkan sebagian besar kebisingan menghilang, sehingga kebisingan ban pada jalan akan terdengar lebih jelas.*




