SATUMEDIA.ID – Bisnis Air Jordan 1 dari Jordan Brand kini berada di titik genting.
Permintaan terhadap siluet legendaris tersebut tengah berada di titik terendah, terutama akibat kejenuhan pasar dan rilisan yang kurang menarik. Air Jordan 1 kini berjuang untuk merebut kembali hati para penggemar yang telah beralih ke tren sneakers lain.
Tahun 2025 menjadi periode naik-turun bagi Air Jordan 1. Kampanye besar “UNBANNABLE” yang mengangkat model Air Jordan 1 Hi ’85 sempat memberi awal yang menjanjikan, tetapi penurunan mulai terjadi tak lama kemudian karena kurangnya produk berkualitas. Contohnya, kembalinya edisi legendaris “Shattered Backboard” setelah satu dekade hanya dianggap sebagai upaya meraup uang tanpa nilai tambah.
Produk-produk Air Jordan 1 selanjutnya juga tak banyak menarik perhatian. Rilisan khusus wanita “Pro Green” pada November mendatang menawarkan kombinasi warna elegan, namun tidak membawa sesuatu yang baru. Sementara itu, pada Desember 2025 akan hadir varian Sail/University Red, dengan detail unik seperti tulisan besar “Flight” di bagian bawah, Swoosh bermotif elephant print, dan logo mini Jumpman di ujung depan sepatu mengingatkan pada kolaborasi Eric Koston untuk Nike SB Air Jordan 1 Low.*





