Memenej Tekanan Darah Tinggi

Dede Supriatna Mantan Pekerja Bank BRI dan lulusan Magister Ekonomi Pembangunan FEB UGM.(Dokumen pribadi).**

SATUMEDIA.ID – Sudah lama penulis ingin berbagi pengalaman memenej hipertensi atau tekanan darah tinggi. Karena awam tentang hipertensi dan buku karangan dr. E Dekker yang terbit tahun 1982 dengan judul “Hidup dengan tekanan darah tinggi “ baru ditemukan di gudang jadi penulis menulis ini sebagai ikhtiar bagi pembaca memenej atau mengelola tekanan darah tinggi.

Menurut dr E. Dekker tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah salah satu penyakit yang banyak diderita orang tanpa mereka sendiri mengetahuinya. Akibat tekanan darah tinggi yang sering timbul ialah penyakit infark jantung atau tersumbatnya jaringan atau pembuluh darah pada jantung , terjadinya kelumpuhan pada jaringan otak, penyakit ginjal serta kerusakan pada jaringan selaput mata.

Selanjutnya dikatakan penyakit tekanan darah tinggi pada umumnya tidak disertai isyarat-isyarat tertentu sebagai pertanda akan adanya sesuatu yang tidak beres. Cara satu-satunya untuk menentukan tekanan darah tinggi Anda yakni dengan mengukur tekanan darah atau tensi secara teratur, penulis nyaris tiap minggu sambil berolah raga jalan pagi di taman Tegalega Bandung bersama istri menyempatkan diri mengukur tensi. Terakhir tensi penulis yang sudah lansia berkisar di angka 130/80.

Menurut dokter angka itu berarti tekanan systolis sebesar 130 dan diastolis sebesar 80. Systolis berarti tekanan darah tertinggi yang dicapai pada sekali denyut jantung sedangkan diastolis artinya setiap kali sesudah jantung menyemprotkan sejumlah darah ke dalam pembuluh -pembuluh darah maka jantung mengembang dan menyedot darah Kembali.

Jadi saat diastole pembuluh-pembuluh tadi mengempis kosong dan tekanan darah mencapai titik terendah. Jadi alat tensi itu mengukur tekanan darah yang tertinggi maupun yang terendah. Sekarang berapa ukuran tensi yang normal?

Pada orang dewasa yang sehat, nilai tekanan darah normal berada di kisaran 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg. Berbeda dengan orang dewasa muda, nilai tekanan darah normal pada lansia berada di rentang angka yang sedikit lebih tinggi, yakni 130/80 mmHg hingga 140/90 mmHg.

Menurut dr E.Dekker dan juga banyak dibicarakan orang beberapa cara menurunkan tekanan darah tinggi yang dapat Anda lakukan, diantaranya :
Menjaga berat badan ideal karena terlalu gemuk atau obesitas akan mempengaruhi tekanan darah Anda. Karena penulis sudah hipertensi keturunan, tiap minggu dijadwal tiap selasa, jumat dan minggu jalan pagi minimal 30-40 menit mengelilingi seputaran jalan Soeta Bandung sambil infak dan sedekah yang ditemui di jalan yang tidak mampu.

Karena penulis sudah purna bakti tentu lebih mudah mengatur jadwal beda dengan pekerja kiranya bisa menyesuaikan. Intinya Anda harus bergerak ya…must be . Berat badan penulis diusahakan tidak lebih dari 77 Kg.Jadi rajin timbang badan sehabis mandi tiap hari. Idealnya berat badan besar menurut Kemenkes maksimal 71 Kg. Untunglah istri penulis senantiasa mengajak puasa Senin -Kamis -ikhtiar selain perintah agama juga usaha menurunkan berat badan.

Mengurangi konsumsi garam. Diketahui bahwa makin banyak Anda makan garam makin banyak zat cair dibutuhkan . Dengan adanya garam ,jumlah darah seluruhnya bertambah sehingga tekanan pada dinding-dinding urat nadi makin kuat sehingga kerja jantung makin kuat.Ini faktor penyebab tekanan darah meninggi jadi kurangilah asupan garam segera, kalau perlu ditakar.

Menghentikan kebisaan merokok . Alhamdulilah penulis sekarang sudah berhenti total merokok sebelum covid dan sejatinya penulis merokok karena pengaruh stress tatkala mendapat tugas sebagai branch manager suatu bank BUMN.

Saat itu target atau RKA kantor menyiratkan penulis harus kerja keras dan kerja cerdas. Setelah purna bakti stress mulai berkurang dengan aktifitas ternak lovebird dan insya Allah tiap selesai solat lima waktu membaca Al-Quran minimal dua halaman tapi dilakukan sustaible ( berkelanjutan).

Selain sebagai ibadah juga hati menjadi tenang jauh dari stress. Sebagai referensi Anda dapat membaca buku “ Dahsyatnya Efek Al-Quran “ karangan Ahmad Suryana .LC terbitan Tinta Medina Solo.

WHO merekomendasikan peningkatan asupan kalium dari makanan untuk menurunkan tekanan darah dan risiko penyakit kardiovaskular, stroke, dan jantung koroner pada orang dewasa.

WHO menyarankan asupan kalium minimal 90 mmol/hari (3510 mg/hari) untuk orang dewasa. Buah pisang dan alpukat pilihan Anda untuk meningkatkan kadar kalium.
Menurut Dr. Verury Verona Handayani merupakan dokter umum dan peninjau artikel di Halodoc, meskipun kopi dapat meningkatkan tekanan darah sementara waktu setelah meminumnya, efek ini tampaknya tidak akan terjadi dalam jangka panjang.

Untuk orang dengan tekanan darah tinggi, penelitian ini sangat menunjukkan bahwa konsumsi kopi harian tidak mungkin memiliki dampak yang signifikan pada tekanan darah. Nyatanya, kopi dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan

Bagi orang sehat, minum 3-5 cangkir kopi setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan risiko kematian diri sebesar 15 persen. Kopi mengandung banyak senyawa bioaktif yang diketahui memiliki efek antioksidan kuat dan dapat mengurangi stres oksidatif dalam tubuh.

Sisi positifnya, manfaat kesehatan kopi mungkin lebih besar daripada potensi efek negatif yang dapat ditimbulkan kafein pada mereka yang rutin minum kopi. Tampaknya minum kopi masih sangat aman untuk dijadikan kebiasaan atau rutinitas ataupun hanya mencoba sesekali.

Minum jus tomat sebagai penurun tekanan darah tinggi . Ada saran juga jus Bit, jus Beri atau jus Delima . Tidak ada salahnya untuk dicoba namun disarankan sebaiknya dilakukan rutin dan berkelanjutan.

Saat ini penulis menggunakan semacam jam tangan namanya Dr Lasser.Teknologi laser yaitu sebuah teknologi yang didesain untuk memproduksi sinar laser. Jika sebelumnya hanya terdapat satu laser berwara merah, saat ini sudah ada tiga sinar laser, yakni merah, biru, kuning. Jika alat ini dipakai dan sinar laser mengenai penggumpalan darah di pembuluh darah, maka akan bisa diurai. Jika Anda punya hipertensi, diabetes, kolesterol, kemungkinan Anda punya penggumpalan darah.

Alat dipakai di pergelangan sehari tiga kali sebagai bagian dari pola hidup sehat. Jika Anda pakai teknologi laser sekarang, maka Anda punya peluang hidup lebih sehat pada masa mendatang.

Teknologi laser membantu supaya darah kita tetap terjaga baik. Teknologi laser juga mengoptimalkan sel-sel darah di pembuluh darah. Kolesterol di dalam pembuluh darah akan diubah menjadi energi.

Teknologi low laser level bisa membantu mengendalikan tensi darah tinggi, dengan meningkatkan kualitas darah dan pembuluh darah. Kekentalan darah juga bisa dicegah karena manfaatnya membuat aliran arah menjadi lebih lancar.Teknologi laser juga bisa digunakan oleh Anda yang tidak memiliki keluhan penyakit, karena sebagai bentuk pencegahan. Karena harganya relatif mahal bisa digunakan bergantian dengan istri atau ortu Anda.

Karena penulis genetik Hipertensi maka tiap hari minum tablet Candesartan Cilexetil 8 mg atas dasar resep dokter.

*Penulis Dede Supriatna mantan pegawai Bank BRI, lulusan Magister Ekonomi Pembangunan FEB UGM.