Final UCL: Motivasi Pemain Veteran Inter Ancaman Ambisi Treble Winners PSG

Final UEFA Champions League mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) dengan Internazionale Milan di Allianz Arena, Jerman, Minggu (1/6/2025) pukul 02.00 WIB dini hari.(Satumedia/istimewa).**

SATUMEDIA.ID – UEFA Champions League atau lebih dikenal dengan UCL telah sampai pada babak final, mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) yang akan menghadapi Internazionale Milan di Allianz Arena, Jerman, Minggu (1/6/2025) pukul 02.00 WIB dini hari.

PSG berhasil melangkah ke partai puncak usai mengalahkan Arsenal di semifinal dengan agregat 3-1, sedangkan Inter melaju ke babak final setelah melewati partai sengit melawan FC Barcelona dengan agregat 7-6.

Ini merupakan final kedua dalam kurun waktu 5 tahun terakhir bagi kedua tim, namun sayangnya pada final UCL 2019/2020 PSG dikalahkan Bayern Muenchen sedangkan Inter pada edisi 2022/2023 dikalahkan Manchester City.

Kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar untuk meraih trofi si kuping besar, PSG ingin meraih trofi UCL untuk pertama kalinya dalam sejarah sekaligus meraih treble winners musim ini.

Dengan mengandalkan trio lini serang mereka yakni Ousmane Dembélé, Khvicha Kvaratskhelia, dan pemain muda Désiré Doué diprediksi akan merepotkan lini belakang Inter. Skuad asuhan Luis Enrique ini juga memiliki kiper yang musim ini tampil luar biasa yaitu Gianluigi Donnarumma yang tampil impresif di babak gugur UCL musim ini.

Sedangkan dari kubu Inter, setelah gagal dalam perburuan gelar liga Italia dengan Napoli yang hanya kalah selisih 1 poin memiliki ambisi untuk meraih trofi UCL mereka yang keempat setelah terakhir kali menjuarai turnamen ini pada tahun 2010.

Dengan pemain-pemain yang bisa dibilang “veteran” skuad besutan Simeone Inzaghi ini diprediksi tidak akan membuang kesempatan lagi di final kali ini. dengan mengandalkan penyerang sekaligus kapten tim mereka yakni Lautaro Martínez sebagai juru gedor, diyakini akan mempersulit lini pertahanan PSG.

Ditambah lagi Inter memiliki rekor bagus yakni hanya kalah satu kali dalam UCL kali ini membuat motivasi I Nerazzurri berlipat ganda.*

 

Pos terkait