Slot Waspadai Disiplin Pertahanan Crystal Palace

Arne Slot, Pelatih Liverpool.(instagram @liverpoolfc).**

SATUMEDIA.ID – Menjelang pertandingan Premier League melawan Crystal Palace, pelatih kepala Liverpool, Arne Slot, berbicara kepada media mengenai kondisi timnya. Dalam konferensi pers tersebut, ia memberikan kabar terbaru soal cedera Giovanni Leoni, kebugaran Alexander Isak, kartu merah Hugo Ekitike, serta analisis terhadap kekuatan Palace menjelang laga di Selhurst Park pada Sabtu malam.

Slot mengungkapkan bahwa Isak sudah dapat kembali bermain, namun belum siap tampil penuh.

“Ya, dia sudah bisa bermain lagi. Saya masih merasa 90 menit itu juga tergantung pada tempo dan intensitas pertandingan mungkin sedikit terlalu berat,” ujarnya dikutip dari situs resmi klub.

“Bukan hanya itu, juga demi jangka panjang. Jadi, Anda mungkin bisa memberinya satu, saya menyebutnya, ‘benturan bodoh’ untuk memaksanya sampai 90 menit dan itu terlalu berisiko. Jadi, saya rasa belum bijak memainkannya penuh”.

“Tapi dia sudah lebih jauh dalam pramusimnya sekarang dan biasanya setelah dua atau tiga minggu pramusim, pemain bisa bermain 60–70 menit. Kalau di beberapa klub, mereka bahkan sudah bisa 90 menit. Tapi di pramusim kami, kami biasanya membawanya ke 60–70 menit saja,” jelasnya.

Ia juga menanggapi insiden kartu merah Ekitike di laga tengah pekan. “Tidak, kalau yang dimaksud dengan disiplin adalah saya berbicara dengannya, maka itu disiplin — tapi saya rasa itu bukan disiplin. Disiplin berarti denda  dan dia tidak mendapatkannya,” kata Slot.

Ia menilai tindakan Ekitike memang kurang cerdas, namun sang pemain segera mengakui kesalahannya.

“Dia langsung meminta maaf kepada rekan-rekannya. Dia masih muda. Pemain di semua usia bisa melakukan kesalahan dan itulah yang dia lakukan dalam situasi ini. Tapi kami semua juga pernah berbuat salah dan di klub ini, kamu boleh melakukan kesalahan tanpa langsung didenda.”

Slot juga memuji kepribadian sang pemain. “Dia manusia yang luar biasa. Jika kamu berbicara dengan semua staf dan meminta mereka menyebut tiga orang paling hangat dan sopan, saya rasa dia ada di tiga besar versi setiap staf.” Ia menambahkan bahwa absennya Ekitike memberi peluang bagi Federico Chiesa untuk tampil dari bangku cadangan.

Slot kemudian membahas ancaman utama Crystal Palace. “Disiplin. Mereka punya disiplin pertahanan yang luar biasa, sepuluh pemain outfield plus kiper bekerja sangat keras untuk mencegah tim lain mencetak gol,” ujarnya.

Ia mengingat kembali momen di Community Shield, saat Palace tetap tenang dan rapat meski Liverpool unggul. Slot juga menilai Palace memiliki sejumlah pemain berbahaya. “Jean-Philippe Mateta adalah salah satunya, Ismaila Sarr, yang tidak tersedia pekan lalu tapi mungkin tersedia pekan ini, tampil sangat bagus saat melawan kami di Community Shield. Mereka punya dua gelandang yang paham cara bermain, bek tengah bagus, wing-back bagus. Tim yang bagus tapi saya rasa semua tim Premier League punya itu. Yang paling menonjol dari mereka bagi saya adalah disiplin dan kerja defensif mereka,” jelasnya.

Pos terkait