Semen Padang Terbenam di Dasar Klasemen

Semen Padang kalah 0-2 dari Persita Tangerang pada laga tunda pekan ke-4 di Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (4/10/2025) malam.(Instagram Semen Padang).**

SATUMEDIA.ID – Semen Padang belum bisa bangkit dari dasar klasemen sementara BRI Super League 2025/26. Hasil buruk kembali didapat klub berjuluk Kabau Sirah kembali didapat dari Persita Tangerang.

Tim asal Sumatera Barat ini kalah 0-2 dari Persita Tangerang pada laga tunda pekan ke-4 di Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (4/10/2025) malam.

Menjadikan kekalahan keempat kalinya secara beruntun yang didapat Kabau Sirah. Sebelumnya  juga menelan kekalahan di laga pekan ke-5, 6 dan 7.

Semen Padang kala itu takluk 1-2 dari PSBS Biak di Padang, kalah 0-1 dari Persebaya di Surabaya dan kembali kalah dengan skor 1-3 dari Bali United FC di laga home.

Akibat kekalahan ini, Semen Padang berada di posisi buncit klasemen sementara. Dari tujuh pertandingan yang dimainkan, juara Galatama 1992 ini baru mengemas 4 poin, hasil dari 1 kali menang, 1 seri, dan 5 kekalahan.

Sementara itu, kekalahan dari Persita didapat setelah tim berjuluk Pendekar Cisadane itu berhasil menceploskan bola dua kali  ke gawang Semen Padang.

Dua gol kemenangan Persita dicetak oleh pemain asing asal Korea Selatan, Sin Yeong Bae, lewat tendangan voli keras dari luar kotak penalti pada menit ke-25, serta Ahmad Nur Hardianto yang menuntaskan peluang matang di menit ke-71.

Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, mengakui timnya sudah berjuang keras, namun harus mengakui keunggulan permainan tuan rumah.

“Tidak banyak yang bisa saya katakan. Lawan tampil lebih baik hari ini. Selamat untuk Persita yang pantas memenangkan pertandingan,” ujar pelatih asal Portugal itu seusai laga dikutip dari laman ILeague, Minggu (5/10/2025).

Meski kecewa dengan hasil yang didapat, Almeida tetap memberikan apresiasi untuk semangat juang para pemainnya.

“Kami ingin mendapatkan poin, tapi belum bisa. Namun, saya bangga karena usaha pemain sudah maksimal,” tambahnya.

Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Semen Padang. Selain memperpanjang tren negatif tanpa kemenangan, posisi mereka di dasar klasemen kian mengkhawatirkan. Situasi tersebut memunculkan rumor tak sedap mengenai masa depan Eduardo Almeida di kursi pelatih.

Dengan hasil ini, lampu kuning semakin menyala terang bagi Kabau Sirah. Jika tak segera bangkit, perjalanan berat seperti musim lalu bisa kembali terulang.*

Pos terkait