SATUMEDIA.ID – Persib Bandung dijatuhi denda gegara aksi nekat segelintir bobotoh yang datang ke Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang untuk menyaksikan laga melawan tuan rumah Arema FC di pekan keenam Super League 2025/26 pada Minggu (22/10/2025).
Berdasarkan hasil Sidang Komite Disiplin (Kondis) PSSI, pada 25 September 2025, resmi menjatuhkan sanksi kepada Persib berupa denda sebesar Rp25 juta.
Dalam peraturan kompetisi, suporter tim tamu dilarang hadir di stadion tuan rumah demi menjaga ketertiban dan keamanan pertandingan. Namun, pada laga tersebut, sejumlah bobotoh diketahui tetap hadir di tribun penonton, yang kemudian menjadi dasar keputusan Komdis.
“Persib Bandung dijatuhi sanksi denda Rp25.000.000 karena terdapat suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan Arema FC vs Persib Bandung,” demikian tertulis dalam keputusan resmi Komite Disiplin PSSI
Meski nilai dendanya relatif kecil, sanksi ini menjadi pengingat bagi seluruh klub dan pendukung untuk tetap mematuhi regulasi kompetisi.
Pada laga tersebut, Persib yang bermain dengan 10 orang pemain berhasil menang 2-1 atas Arema. Tuan rumah Arema unggul terlebih dahulu lewat gol Matheus Balde menit 12 dan Persib membalikkan keadaan lewat sontekan Uilliam Barros menit 59 dan Federico Barba menit 90+4.
Tak hanya Persib, saksi juga dijatuhkan kepada Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Arema FC. Panpel dijatuhi sanksi denda sebesar Rp25 juta.
Sanksi ini dijatuhkan akibat kegagalan Panpel dalam mengantisipasi kehadiran suporter tim tamu, Persib Bandung.
Hukuman tambahan Putros
Persib tak hanya dijatuhi denda akibat ulah suporter yang datang ke laga tandang, bek andalannya, Frans Dhia Jirjis Putros, dijatuhi hukuman tambahan oleh Komdis PSSI.
Saat laga melawan Arema, Frans Putros mendapat kartu merah langsung setelah melakukan tekel keras terhadap pemain Arema FC. Aksi tersebut dinilai berpotensi membahayakan lawan dan bertentangan dengan semangat fair play.
Sebagai konsekuensi, Komite Disiplin menjatuhkan sanksi tambahan berupa larangan bermain sebanyak dua pertandingan dan denda sebesar Rp10 juta
Pihak operator kompetisi menegaskan, keputusan ini diambil untuk menegakkan disiplin dan menjaga sportivitas di lapangan. Sanksi tersebut diharapkan menjadi pembelajaran bagi seluruh pemain agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dalam setiap pertandingan.
Dengan hukuman ini, Frans Putros dipastikan absen membela Persib Bandung dalam dua laga berikutnya di BRI Super League.
“Persib menghormati keputusan Komdis PSSI yang memberikan tambahan hukuman berupa larangan bermain dua pertandingan dan denda sebesar Rp10.000.000 kepada Frans Putros,” ujar Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan dikutip dari laman Persib.
Adhitia menegaskan, keputusan tersebut akan menjadi bahan pembelajaran bagi tim agar ke depan dapat tampil lebih baik dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Bagi kami, setiap keputusan resmi federasi harus dihormati. Ini menjadi kesempatan bagi tim untuk belajar dan memperbaiki diri, baik secara individu maupun kolektif,” lanjutnya.*




