SATUMEDIA.ID – Scott McTominay akhirnya menemukan rumah barunya di Napoli. Gelandang asal Skotlandia itu mengakui bahwa kepindahannya dari Manchester United ke Serie A merupakan titik balik terbesar dalam kariernya.
Selama berseragam Setan Merah, McTominay kerap tersisih dari skuad utama dan dimainkan di berbagai posisi tanpa konsistensi. Namun segalanya berubah ketika Antonio Conte datang mengetuk pintu.
“Begitu Conte menghubungi, saya tahu ini saatnya mengambil langkah baru,” ungkapnya kepada BBC Sport.
“Fans-nya luar biasa, proyeknya ambisius, dan saya melihat peluang besar untuk berkembang. Keputusan itu terasa alami.”
Tak butuh waktu lama bagi McTominay untuk membuktikan diri. Di bawah Conte, ia menjadi jantung permainan Napoli, menutup musim dengan 12 gol dan 6 assist dari 34 penampilan kontribusi yang mengantarnya pada gelar Serie A Player of the Season dan bahkan nominasi Ballon d’Or.
“Saya tidak menyesal sedikit pun. Begitu saya sudah menargetkan sesuatu, saya kejar sampai dapat. Sekarang saya mencintai tempat ini,” ujarnya.
Pemain 28 tahun itu kini dielu-elukan oleh publik Naples, yang menjulukinya “McFratm”, seolah menganggapnya bagian dari keluarga besar kota penuh semangat itu.
“Saya betah di sini. Fans-nya penuh cinta, timnya seperti keluarga. Dan bisa main bareng Billy Gilmour setiap hari? Itu bonus luar biasa,” tambah McTominay dengan senyum khasnya.
Dari pemain pelapis di Old Trafford hingga pahlawan di Stadio Diego Armando Maradona perjalanan McTominay membuktikan bahwa terkadang keberanian untuk pindah bisa mengubah segalanya.*





