Chelsea, PSG, dan Real Madrid Krisis Pemain Akibat Cedera

Ousmane Dembele, penyerang PSG. (instagram @o.dembele7).**

SATUMEDIA.ID – Apa kesamaan antara Chelsea, Paris Saint-Germain, dan Real Madrid? Dari sekian banyak jawaban yang bisa diberikan, ada dua hal yang paling relevan saat ini. Pertama, ketiganya tengah dilanda gelombang cedera yang aneh dan beruntun sejak awal musim. Kedua, mereka semua masih aktif bermain hingga pertengahan musim panas, setelah tampil di fase akhir FIFA Club World Cup edisi baru, yang berakhir pada 14 Juli dengan Chelsea keluar sebagai juara.

Belum pernah sebelumnya klub-klub Eropa memperpanjang musim mereka hingga jauh melewati bulan Mei  kecuali pada masa pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu. Kini, departemen medis klub dihadapkan pada tantangan besar untuk menjaga para pemain tetap bugar dan siap bertanding setelah menjalani jadwal yang begitu padat.

Contohnya, PSG baru-baru ini menghadapi Barcelona dalam laga yang seharusnya menjadi tontonan besar di Liga Champions. Namun, absennya lima pemain penting yang menjadi starter saat kemenangan 5-1 atas Inter Milan di final bulan Mei  yakni Ousmane Dembélé, Désiré Doué, Khvicha Kvaratskhelia, João Neves, dan Marquinhos  membuat laga itu kehilangan sebagian daya tariknya.

Beberapa hari kemudian, Chelsea juga mengalami nasib serupa ketika Benoît Badiashile dan Josh Acheampong terpaksa keluar karena cedera di tengah kemenangan dramatis 2-1 atas juara bertahan Premier League, Liverpool. Keduanya menambah panjang daftar pemain cedera di skuad The Blues yang sudah luar biasa panjang: Cole Palmer mengalami cedera otot untuk kedua kalinya musim ini, Liam Delap mengalami robekan hamstring tingkat dua, Dário Essugo baru saja menjalani operasi paha, sementara Tosin Adarabioyo, Wesley Fofana, dan Andrey Santos absen karena cedera ringan. Lebih parah lagi, Levi Colwill dipastikan harus menepi hampir sepanjang musim setelah mengalami cedera ACL serius.

Pos terkait