Maresca Sebut Kartu Merah Liam Delap Sebagai Tindakan Bodoh

Liam Delap, penyerang Chelsea.(instagram @liamdelap).**

SATUMEDIA.ID – Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, tak menahan kekesalannya setelah Liam Delap menerima kartu merah dalam kemenangan dramatis 4-3 atas Wolves di ajang Carabao Cup. Ia menilai tindakan pemain mudanya itu “sangat bodoh” dan menambah daftar panjang catatan buruk kedisiplinan tim yang menurutnya sudah “memalukan”.

Delap, yang baru pulih dari cedera hamstring dan bermain untuk pertama kalinya dalam 10 minggu, justru meninggalkan lapangan lebih cepat. Hanya dalam waktu 26 menit setelah masuk sebagai pemain pengganti, ia mendapat dua kartu kuning beruntun akibat tindakan agresif terhadap Yerson Mosquera dan Emmanuel Agbadou. Hukuman itu membuatnya harus absen di laga penting melawan Tottenham akhir pekan nanti, sementara Joao Pedro juga masih diragukan kebugarannya.

Chelsea sejatinya tampil dominan di babak pertama dengan unggul tiga gol, tetapi kehilangan fokus sepenuhnya setelah turun minum. Wolves berhasil menyamakan kedudukan, sebelum gol menakjubkan Jamie Gittens di penghujung laga menyelamatkan The Blues dan memastikan langkah mereka ke perempat final menghadapi Cardiff City. Maresca menilai seluruh gol yang tercipta ke gawang timnya bisa dihindari dan menyoroti kurangnya kontrol emosi pemainnya di momen-momen krusial.

Sang pelatih asal Italia itu mengakui masalah disiplin telah menjadi perhatian serius di skuadnya. Dengan enam kartu merah dalam sembilan laga terakhir termasuk dirinya yang sempat diusir karena selebrasi Maresca menilai beberapa pelanggaran, terutama seperti yang dilakukan Delap, seharusnya tak pernah terjadi. Ia menegaskan, kartu merah yang didapat hanya dalam hitungan menit adalah bentuk kelalaian yang tak bisa ditoleransi dan sangat memalukan bagi klub sebesar Chelsea.*

Pos terkait