Diserang Kritik, Balotelli Dapat Pembelaan dari Achsanul Qosasi

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi (AQ) menyemangati  striker asing Madura United FC, João Pereira Albertine yang masih belum mencetak gol di BRI Super League 2025/2026.(Dok.Ileague).**

SATUMEDIA.ID – Striker asing Madura United FC, João Pereira Albertine alias Balotelli, masih belum berhasil mencatatkan namanya di papan skor dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026. Dari sembilan laga yang telah dijalani dengan total waktu bermain 708 menit penyerang asal Guinea Bissau itu baru melepaskan delapan tembakan, tiga di antaranya tepat mengarah ke gawang.

Kondisi ini menjadi sorotan banyak pihak, termasuk Presiden Madura United, Achsanul Qosasi (AQ). Meski Balotelli tengah mengalami masa sulit, AQ tetap memberikan dukungan penuh dan meminta sang pemain untuk tidak menyerah.

“Saya tahu Balotelli belum mencetak gol, tapi kontribusinya di lapangan tetap berarti bagi tim. Ia bekerja keras membuka ruang dan membantu rekan-rekannya,” ujar Achsanul dikutip dari laman ILeague.

Menurutnya, kritik dari suporter adalah hal wajar dalam dunia sepak bola. Namun, justru di situlah mental seorang pemain diuji. AQ berharap Balotelli mampu menjadikan sorotan tersebut sebagai motivasi untuk bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya.

“Kami ingin dia tetap gagah, seperti sapi jantan di karapan. Tegas, kuat, dan berlari kencang demi kebanggaan Madura,” tambahnya.

Balotelli, yang sebelumnya memperkuat PSM Makassar, diharapkan segera menemukan kembali ketajamannya untuk membantu Laskar Sape Kerrab memperbaiki posisi di klasemen dan menjaga asa bersaing di papan atas liga.

“Tetap tegar Balotelli, kamu pemain pilihan saya. Walaupun kamu belum cetak gol, tapi usaha dan perjuanganmu juga bermanfaat bagi tim. Kritikan suporter harus kamu jadikan pemicu semangat pada laga berikutnya,” kata AQ, Selasa sore (4/11/2025).

Presiden klub yang berusia 59 tahun ini menceritakan, saat Balotelli melawan mantan timnya, PSM Makassar di Stadion Gelora BJ. Habibie, Parepare, Minggu (2/11), sejatinya legiun asing tersebut memiliki tiga peluang emas. Namun, Dewi Fortuna belum bersamanya.

“Saya tertunduk berdoa setelah tiga peluang emas dari kakinya membentur kaki, tiang, dan tangan lawan, seolah semesta belum ikhlas membiarkan dirinya mencetak gol,” cerita Presiden Madura United ini.

“Kemarahan mendalam dalam hatinya tergambar dari ekspresi kesal dan kecewa saat tersorot kamera TV. Dia pasti merasa telah mengecewakan teman-temannya,” tambahnya.

AQ berpesan kepada Balotelli untuk menikmati pertandingan, serta tidak putus asa dalam kerja keras untuk Madura United. Kompetisi BRI Super League 2025/26 masih panjang.*

Pos terkait