Kisah Lewandowski & Griezmann yang ‘Dikendalikan’ Klausul Klub

Robert Lewandowski, penyerang FC Barcelona.(instagram @_rl9).**

SATUMEDIA.ID – Dalam biografi terbarunya yang berjudul “Lewandowski: The Real One”, Robert Lewandowski mengungkap salah satu kisah paling tak terduga sejak bergabung dengan Barcelona. Menurut penulisnya, jurnalis Polandia Sebastian Staszewski, pihak klub sempat memberi sinyal kepada Lewy untuk “mengurangi intensitas mencetak gol” menjelang penghujung musim 2022/23. Alasannya cukup sederhana namun penuh intrik: jika Lewandowski mencapai 25 gol di musim perdananya, Barcelona wajib membayar bonus tambahan sekitar €2,5 juta kepada Bayern Munich.

Lewandowski disebut sempat heran dengan permintaan tersebut, namun kemudian memahami konteks finansial klub yang sedang ketat. Pada dua laga pamungkas La Liga ketika gelar juara sudah aman Lewy tidak lagi membukukan gol. Meski begitu, produktivitasnya sepanjang musim tetap membuatnya keluar sebagai top skor kompetisi, menunjukkan bahwa keputusan tersebut tidak mengubah statusnya sebagai mesin gol Blaugrana.

Cerita serupa sebelumnya juga pernah mencuat dalam kasus Antoine Griezmann pada 2022. Saat kembali ke Atlético Madrid dari Barcelona, Los Rojiblancos dikabarkan wajib menebus €40 juta jika Griezmann tampil lebih dari 45 menit dalam setengah jumlah laga musim 2022/23. Imbasnya, Diego Simeone berkali-kali menurunkannya sebagai pemain pengganti setelah menit ke-60. Drama klausul itu akhirnya berakhir ketika kedua klub mencapai kesepakatan baru: harga dipangkas menjadi €20 juta, barulah Griezmann kembali bermain dengan menit yang normal tanpa batasan.*

Pos terkait