Mantan Raja Liga Indonesia Dibantai 15-0!

Sriwijaya FC mencatat sejarah dengan meraih dua gelar Liga Indonesia/Liga Super Indonesia pada musim 2008 dan 2012. Mereka juga menjadi klub pertama yang meraih status double winner pada 2008 setelah menjuarai liga dan Piala Indonesia.(Instagram Sriwijaya FC).**

SATUMEDIA.ID – Nasib pahit terus membayangi Sriwijaya FC pada Pegadaian Championship 2025/2026. Klub yang pernah dua kali menjuarai Liga Indonesia itu dipermalukan Adhyaksa FC Banten dengan skor mencolok 0-15 pada laga pekan ke-18 Grup A.

Pertandingan Adhyaksa FC vs Sriwijaya FC berlangsung di Banten International Stadium, Serang, Kamis (29/1/2026) malam WIB. Sriwijaya FC sudah tertinggal jauh sejak babak pertama setelah kebobolan tujuh gol tanpa balas.

Adhyaksa FC tampil dominan sepanjang laga. Penyerang mereka, Adilson Gancho Da Silva, menjadi bintang dengan mencetak enam gol. Menariknya, pemain asal Brasil itu membukukan dua hat-trick, masing-masing di babak pertama dan kedua.

Pesta gol Adhyaksa FC semakin lengkap lewat hat-trick tiga pemain lainnya, yakni Miftahul Hamdi, Makan Konate, dan Ramiro Ezequiel Fergonzi. Sriwijaya FC praktis tak mampu memberikan perlawanan berarti hingga peluit panjang dibunyikan.

Kekalahan telak ini kian menenggelamkan Sriwijaya FC di dasar klasemen Grup A. Tim asuhan Budi Sudarsono masih terpuruk di peringkat ke-10 dengan koleksi dua poin dari 18 pertandingan, tanpa satu pun kemenangan.

Sebaliknya, kemenangan besar ini mengukuhkan posisi Adhyaksa FC di papan atas klasemen. Klub asal Banten tersebut kini menempati peringkat kedua dengan raihan 33 poin dan menjaga peluang promosi.

Kondisi Sriwijaya FC saat ini berbanding terbalik dengan masa kejayaannya. Klub asal Palembang, Sumatera Selatan, yang berdiri pada 23 Oktober 2004 itu pernah menjelma sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola nasional.

Sriwijaya FC mencatat sejarah dengan meraih dua gelar Liga Indonesia/Liga Super Indonesia pada musim 2008 dan 2012. Mereka juga menjadi klub pertama yang meraih status double winner pada 2008 setelah menjuarai liga dan Piala Indonesia, serta kembali menorehkan prestasi serupa pada 2012 dengan menjuarai Inter Island Cup dan Piala Indonesia.

Tak hanya itu, Elang Andalas dikenal sebagai penguasa Piala Indonesia dengan tiga gelar beruntun pada 2008, 2009, dan 2010—rekor yang belum terlampaui hingga kini. Di level Asia, Sriwijaya FC juga sempat tampil di AFC Cup dan membawa nama Indonesia di pentas kontinental.

Namun, kejayaan tersebut kini tinggal kenangan. Kekalahan 0-15 dari Adhyaksa FC menjadi potret suram perjalanan Sriwijaya FC musim ini, sekaligus sinyal kuat betapa berat tantangan yang harus mereka hadapi untuk bangkit dari keterpurukan.*

 

 

 

Pos terkait