Super League Kolaps Permanen, UEFA Menang?

Florentino Perez, presiden Real Madrid.(instagram @realmadrid).**

SATUMEDIA.ID – Proyek ambisius European Super League akhirnya benar-benar berakhir. Kompetisi tandingan yang sempat menggemparkan sepak bola Eropa pada 2021 itu kini resmi ditinggalkan oleh seluruh klub penggagasnya, termasuk dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona.

Sejak pertama kali diperkenalkan pada Oktober 2021, Super League menuai kritik tajam dari suporter, federasi, hingga pemain. Tekanan besar dari publik membuat satu per satu klub elite Eropa menarik diri, sehingga fondasi kompetisi tersebut perlahan runtuh.

Real Madrid dan Barcelona yang sempat bertahan paling lama dalam proyek ini kini mengambil langkah serupa. Kedua klub memilih tetap berada di bawah naungan kompetisi resmi UEFA dan melanjutkan kiprah mereka di Liga Champions.

Dengan keputusan tersebut, wacana Super League yang sempat digadang-gadang sebagai revolusi sepak bola Eropa kini tinggal kenangan. Dominasi dan struktur kompetisi antarklub Eropa pun dipastikan tetap berada dalam sistem yang telah berjalan selama ini.*

Pos terkait