Andrew Jung Soroti Kartu Merah dan Strategi Bertahan Lawan

Andrew Jung, penyerang Persib Bandung.(doc Persib).**

SATUMEDIA.ID – Andrew Jung tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah Persib harus angkat kaki dari ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26. Meskipun Maung Bandung meraih kemenangan 1-0 pada leg kedua babak 16 besar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, hasil tersebut belum mampu membalikkan agregat dan membawa tim melangkah ke perempat final.

Striker asal Prancis itu menilai timnya sebenarnya tampil cukup meyakinkan sejak awal pertandingan. Persib mampu menguasai permainan, menekan pertahanan lawan, serta menciptakan sejumlah peluang berbahaya yang berujung pada gol di babak pertama.

“Seperti kata pelatih, babak pertama kami bermain bagus. Kami punya peluang, kami mencetak gol,” ujar Jung dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Situasi kemudian berubah ketika lawan memilih bertahan total demi mengamankan keunggulan agregat. Kondisi makin berat setelah Persib harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain menyusul kartu merah yang diterima Uilliam Barros menjelang turun minum.

“Setelah itu, situasi 10 lawan 11 membuat kemenangan menjadi lebih sulit,” tambah striker asal Prancis tersebut.

Meski begitu, Jung menegaskan bahwa penyebab utama kegagalan bukan terjadi di leg kedua, melainkan akibat hasil buruk pada pertemuan pertama di Thailand. Kekalahan tersebut membuat beban menjadi terlalu berat untuk dikejar di kandang sendiri.

“Itu saja, kami tereliminasi. Tapi seperti kata pelatih, kami kalah di pertandingan pertama, bukan sekarang, bukan hari ini,” tegas Jung.*

Pos terkait